Makanan Tradisional Pengantin di Dunia


Tradisi pernikahan di berbagai negara memang beragam, begitu juga dengan makanan tradisionalnya yang memiliki keunikan tersendiri.

Dalam merayakan pesta pernikahan makanan tradisional memang harus ada, karena dipercaya mampu membawa keberuntungan, kebahagiaan, serta keberuntungan bagi kedua mempelai.

Di Amerikan Serikat, pasangan pengantin merayakan pernikahannya dengan kue pengantin bertingkat. Sementara itu, seperti diketahui pasangan Pangeran William dan Kate Middleton telah menyiapkan kue buah (fruitcake) untuk merayakan pernikahan merek. Ini adalah sebuah tradisi yang telah muncul di Inggris sejak abad pertengahan.

Nah, berikut ini adalah sejumlah makanan tradisional pengantin lain dari beberapa negara di dunia:

Fruit Cake, Inggris

Tradisi ini berasal dari Inggris abad pertengahan, ketika para tamu membawa kue-kue kecil yang dihiasi buah, kacang, dan marzipan sebagai simbol kesuburan dan keberuntungan. Kue tingkat teratas, yang disebut sebagai ‘kue pembaptisan,’ akan disimpan untuk pembaptisan anak sulung pasangan tersebut kelak.

Irish Whiskey Cake dan Mead, Irlandia

Mirip dengan adat Inggris, kue pengantin tradisional Irlandia juga terbuat dari buah-buahan dan kacang. Tapi, kue itu dilapisi dengan gula putih dan tingkat atasnya adalah kue wiski Irlandia, yang disajikan di pembaptisan bayi pertama pasangan tersebut. Mead–anggur madu yang dipercaya meningkatkan kejantanan dan kesuburan–juga disajikan dalam sebuah pernikahan Irlandia.

Jordan Almonds, Yunani

Almond berlapis gula ini biasanya disajikan pada hari pernikahan di Yunani dan wilayah-wilayah lain di Mediterania. Kacang pahit dan lapisan gula yang manis di atasnya melambangkan pasang surut pernikahan. Makanan tersebut dimaksudkan untuk memberi keberuntungan bagi pasangan, dengan harapan akan ada lebih banyak momen-momen manis daripada momen-momen pahit dalam pernikahan mereka.

Bem Casados, Brazil

Bem Casados, yang berarti ‘pernikahan bahagia’ dalam bahasa Portugis, adalah kue tradisional yang disajikan di pesta pernikahan Brazil. Dua kue bolu mini disatukan dengan krim yang terbuat dari saus karamel, dadih telur, atau selai di bagian tengahnya. Setiap potong kue dibungkus perbuah, diikat dengan pita, dan diberikan sebagai hadiah kepada para tamu di akhir pesta.

Kola Nuts, Nigeria

Dalam suku Igbo di Nigeria Selatan, kacang kola umumnya digunakan untuk tujuan pengobatan. Makanan yang tinggi akan kafein ini dikunyah untuk meredakan lapar dan memberi asupan energi. Kacang kola juga sering digunakan sebagai mahar pengantin. Selama pesta pernikahan, kacang ini juga disajikan sebagai perlambang kemampuan pasangan pengantin untuk mengatasi perbedaan dalam perkawinan mereka.

Rice Ball Soup, Cina

Di Cina, terdapat kepercayaan bahwa pasangan pengantin harus menyediakan tang yuan atau sup bola nasi manis pada hari pernikahan mereka, untuk memastikan perkawinan berjalan manis dan lancar. Tapi, pasangan pengantin tidak boleh mengunyah bola nasi tersebut karena akan merusak bentuk bulatnya yang halus. Mereka harus menelannya bulat-bulat agar mendapatkan keberuntungan.

IC/B21
Iklan