Wisata Sejarah di Kota Tua Melaka


Negeri Melaka atau juga dikenal sebagai Melaka Bandaraya Bersejarah merupakan salah satu bagian dari negara Malaysia.

Meski cuaca di Melaka sangat panas dan tampak sangat sepi ini, ternyata di tahun 2008 Melaka dan George Town, dinobatkan oleh UNESCO sebagai Kota Warisan Dunia (World Heritage).

Dengan begitu kota ini arsitektur gedung-gedungnya menjadi sangat menarik karena ketiga gaya arsitektur negara bekas penjajahnya bisa anda temukan di kota ini.

Untuk perjalanan ke sana, Anda bisa memakan waktu sekitar 5-7 jam tergantung kondisi dengan melewati berbagai daerah pinggiran Malaysia. Awalnya pemandangan yang didapat hanya jalan tol saja, tapi semakin mendekati daerah Melaka, pemandangan pun berubah sedikit menjadi bukit.

‘Mati’ , itulah kesan pertama saat Anda memasuki kota Melaka. Ditambah dengan cuaca panas yang sangat menyengat. walaupun, nantinya Anda akan melewati berbagai bangunan tua dan modern.

Dinamakan kota tua Melaka karena selain bangunan di sekitarnya bangunan pada masa lampau, di daerah ini merupakan pusat pertahanan negara saat itu. Banyak cerita dan nilai sejarah disetiap bangunan yang ada.

Salah satunya adalah bangunan berwarna merah bata yakni Christ Chruch Melaka yang merupakan gereja Kristen tertua di Malaysia. Dan juga bangunan dari reruntuhan St. Peter Church.

Gereja ini dibangun pada tahun 1710 setelah pihak Belanda mengembalikan kebebasan beragama kepada penduduk Roma Katolik di Melaka. Seni desain bangunannya menggabungkan ciri-ciri Timur dan Barat yang menarik.

Artefak tertua didalam gereja ini berupa lonceng yang dibuat di Goa pada tahun 1608. Lonceng ini telah diselamatkan dari sebuah gereja yang lebih tua yang telah dibakar oleh pihak Belanda semasa serangan mereka pada tahun 1641. Dan yang membuat cantik gereja ini adalah ada taman kecil di depan dengan air mancur serta tugu semacam mercusuar.

Di sekeliling gereja ada becak yang dihias sangat heboh. Warna-warna kuning yang mencolok membuat banyak wisatawan tertarik untuk mencoba. Di sebrang tampak bangunan Stadhuys dibangun pada tahun 1650 sebagai kediaman resmi Gubernur Belanda dan para pegawainya merupakan contoh terbaik gaya seni bangunan Belanda ketika itu.

Iklan