Aktifitas Bongkar Barang Import, Diduga Masuk Secara Ilegal


Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi,aktifitas pembongkaran barang-barang dari Negara tentangga yang diduga masuk secara illegal, menjadi pemandangan umum bagi masyarakat kota Kuala Tungkal, Ibu kota kabupaten Tanjung Jabung Barat ini

Apalagi Kuala Tungkal juga merupakan salah satu Kabupaten di propinsi Jambi yang jaraknya berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga seperti, Malaysia,Singapura serta Thailand.

Menurut keterangan warga yang tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi pembongkaran”Hampir setiap hari ada saja kapall yang datang, bermuatan hingga ratusan ton dan dengan barang bawaan berbagai jenis mulai dari peralatan elektronik,peralatan rumah tangga, serta barang pecah belah  lainnya”jelas warga yang namanya tak mau disebutkan, kepada berita21.com

Dari pantauan berita21.com Rabu 25/05/2011, untuk menutupi aktifitas ini biasanya pembongkaran barang  dilakukan pada saat subuh hari dan dalam waktu  sangat cepat yang sementara barang-barang tersebut disimpan di gudang-gudang yang terletak ditepian Sungai Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, lebih tepatnya di Jalan Parit.Gompong,  masyarakat disana biasa menyebutnya dengan “Pelabuhan tikus”.

Menurut salah seorang buruh bongkar muat yang tak mau disebutkan namanya mengatakan”Pembongkaran barang biasanya dilakukan selalu pada malam hari antara pukul 01.00 sampai pukul 03.00 subuh”.

“Dalam satu minggu kadang-kadang ada kurang lebih sepuluh kapal yang masuk, dengan pemilik barang yang berbeda”Tambahnya.

Tompul/B21
Iklan