Kepala Pos dan Giro Kecamatan Merlung, Diperiksa Kejaksaan Negeri Tanjab Barat


Terkait dugaan, Penggelapan dana Bantuan Sosial Bagi Penyandang Cacat Berat, Di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kepala Pos dan Giro kecamatan merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Herman Yasin, Senin (30/05), Memenuhi pangilan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat guna pemeriksaan, terkait dugaan penggelapan dana santunan bagi penderita cacat berat tahun 2009/2010, Bantuan pemerintah pusat melalui Disnakertran Tanjung Jabung Barat, Atas laporan Ormas GMS (Generasi Muda Sriwijaya) Tanjung Jabung Barat.

Sejak tahun 2009/2010 menurut data yang didapat dan terlampir dalam laporan Kami di Kejaksaan, disitu disebutkan bahwa Herman Yasin, Tidak pernah melaporkan penyandang cacat berat yang sudah meninggal dunia yang seharusnya dilaporkan dan dana harus dikembalikan, Namun didalam laporannya yang ada pada kami , Herman Yasin tetap direalisasikannya,  Serta pengakuan keluarga penyandang cacat berat yang dana bantuan tersebut ada yang dipotong dari Rp 100.000 hingga Rp 300.000 dengan alasan uang minyak, Bahkan ada yang tidak dibayarkan selama satu bulan, Semua  datanya ada pada kami beserta rekaman pengakuan keluarga penyandang cacat berat ”Hal ini diungkapkan”Armain” sekretaris Ormas GMS, Kepada berita21.com Senin (30/05).

Herman Yasin Kepala Pos dan giro, Kecamatan Merlung dihubungi berita21.com Via ponselnya guna keperluan konfirmasi terkait pemanggilannya oleh kejaksaan, Ponselnya tidak  dapat dihubungi

Sementara itu Candra Saptaji, SH Kasipidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat saat dikonfirmasi berita21.com senin (30/05) via ponselnya, membenarkan pemanggilan terhadap kepala kantor pos dan giro Kecamatan Merlung atas nama Herman Yasin guna pemeriksaan atas dugaan penggelepan dana bantuan penderita cacat berat di Kecamatan Merlung.

Dalam pemeriksaan awal hari ini dikatakannya, Bahwa Herman Yasin membantah semua tuduhan dan merasa perbuatannya tidak ada yang salah.

“Untuk saat ini belum ada yang memberatkannya, Kita periksa sesuai fakta, Namun masih ada pemeriksaan lanjutan nanti,”Jelasnya Candra, kepada media ini.

Tompul/B21
Iklan