Inilah, Surat Tanggapan dari Pertamina Pusat Soal Pengaduan Forum RT Terkait Konversi Gas di Jambi


Sebelumnya, Forum Silaturahmi Rukun Tetangga Kota Jambi, atau disingkat Forum RT Kota Jambi, melayangkan surat ke Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia di Jakarta, sekaligus juga melaporkan kepada Vice President  Gas Domestik  PT. Pertamina (Persero) di Jalan. Medan Merdeka  Timur, Jakarta, terkait berbagai permasalahan pelaksanaan Program Konversi Gas, dari minyak tanah ke penggunaan Tabung Gas LPG ukuran 3 kilogram di seluruh wilayah Kota Jambi.

Sekedar mengingatkan, melalui Surat berkop Forum Silaturhami Rukun Tetangga (Forum RT) Kota Jambi, dengan nomor surat; No.09/BFS.RT/Kt.Jbi/V/2011, tertanggal 2 Mei 2011, yang ditanda tangani para pengurus Forum RT Kota Jambi, masing-masing Ketua Umum Forum RT Kota Jambi, Drs. Ec. H. Mardjani, MM, dan Anas Bafadhal, SHi selaku Sekretaris Jenderal Forum RT Kota Jambi, bersifat penting, perihal permasalahan Konversi Gas 3 Kilogram yang disampaikan kepada Kementerian ESDM, cq Dirjen Migas, serta Vice President Gas Domestik PT. Pertamina, keduanya berkedudukan di Kantor Pusat di Jakarta.

Berikut ini, inilah surat balasan yang disampaikan Marketing dan Trading Directorate, Vice President LPG dan Gas Products, Agus Himawan, dengan nomor surat No.637/F10100/2011-S3, tertanggal 19 Mei 2011, berkop resmi Pertamina, mengenai tanggapan atas surat laporan dari Forum RT Kota Jambi, tertanggal 2 Mei 2011 perihal permasalahan Konversi Gas LPG 3 Kilogram di Provinsi Jambi, dan surat balasan itu pun ditembuskan kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kantor Kementerian ESDM RI.

Adapun isi surat balasan atas tanggapan surat Forum RT Kota Jambi terkait permasalahan Konversi Gas LPG 3 Kilogram tersebut, yaitu;

Jakarta, 19 Mei 2011

No. 637/F10100/2011-S3

Lampiran : 2 (dua) lembar

Perihal : Tanggapan atas Permasalahan Konversi LPG 3 kg di Propinsi Jambi

 

Yang Terhormat,

Ketua Umum

Forum Silaturahmi Rukun Tetangga Kota Jambi

Jl. Rd. Mattaher No.5 RT 01 Kel. Rajawali

Kecamatan Jambi Timur

Kota Jambi

 

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan Surat Saudara No.09/B/FS.RT/Kt.Jbi/V/2011 tanggal 2 Mei 2011 perihal Permasalahan Konversi Gas 3 kg, atas nama manajemen Pertamina kami menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Saudara dalam mendukung program konversi minyak tanah ke LPG sehingga diharapkan akan selalu berjalan dengan baik.

Sebagai tindak lanjut kami informasikan bahwa :

1. Sosialisasi Konversi Minyak Tanah ke LPG merupakan domain dari Kementrian ESDM c.q. Dirjen MIGAS, namun demikian sebagai tanggung jawab moral Pertamina juga melakukan resosialisasi melalui pembagian leaflet, penyelenggraan event, media cetak, radio dan TV disamping sosialisasi yang dilakukan oleh konsultan pada pendistribusian paket Perdana LPG 3 kg.

2. Dalam sosialisasi pada pembagian paket Perdana LPG 3 kg dilakukan peragaan cara penggunaan LPG yang baik dan benar (contoh foro terlampir).

3. Paket Perdana LPG 3 kg (tabung LPG 3 kg, Selang, dan Regulator) yang dibagikan ke masyarakat sudah memenuhi SNI sesuai ketentuan Kementrian Perindustrian.

4. Sebagai upaya Pertamina untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui Layanan Konsumen Contact Pertamina 500-000, masyarakat senantiasa dapat memberikan masukan, kritik, dan saran.

 

Ke depan kami senantiasa terbuka dalam menerima masukan dan saran yang membangun guna perbaikan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Melalui dukungan Saudara, diharapkan keberhasilan program konversi Minyak Tanah ke LPG di wilayah Propinsi Jambi akan segera tercapai seperti keberhasilan di wilayah propinsi lainnya yang sudah terlebih dulu menjalankan program konversi Minyak Tanah ke LPG.

Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 

Marketing & Trading Directorate

Vice President LPG & Gas Products

 

Agus Himawan

Sedangkan surat laporan Forum RT Kota Jambi yang ditujukan kepada Kementerian ESDM Cq: Dirjen Migas, dan Vice President Gas Domestik PT. Pertaminan (Persero) tersebut, menerangkan bahwa berkenaan dengan Program Pemerintah Pusat tentang Konversi Minyak Tanah ke Gas, pada prinsipnya Forum RT Kota Jambi mendukung. Akan tetapi, menurut Forum RT, di dalam pelaksanaannya justru program tersebut tidak berjalan dengan baik dan benar.

Ada pun permasalahan itu, Forum RT Kota Jambi mengungkapkan ada beberapa hal dalam alasannya, yaitu sosialisasi tidak merata dan hanya sebagian kecil masyarakat, kondisi kompor gas yang tidak laik pakai (komponen di dalam dari bahan seng tipis berdampak gampang terbakar, serta selang maupun regulator yang tidak standar), dan tidak pernah dilakukan demplot (diperagakan secara fisik) dalam penggunaannya dengan masyarakat pemakai, paparnya dalam penjelasannya di dalam surat laporan tersebut.

Kemudian, pihak Forum RT Kota Jambi sangat menyayangkan program konversi gas ini belum berjalan sebagaimana mestinya sebab sebagian besar masyarakat masih belum ada yang menggunakan Tabung Gas LPG ukuran 3 kilogram yang telah diberikan tersebut. Menyikapi lebih lanjut perkembangan tersebut demi keselamatan, ketenangan, dan kenyamanan masyarakat pengguna konversi gas ini, pihak Forum RT Kota Jambi meminta dengan tegas kepada pihak terkait, dalam hal ini kepada pihak pemerintah menolak seluruh paket merek yang sudah diberikan kepada masyarakat kemudian segera mengganti paket yang layak digunakan oleh masyarakat di Kota Jambi.

Sementara itu kepada pihak Pemerintah Provinsi Jambi maupun Pemerintah Kota Jambi, Forum RT memohon segera pihak konsultan untuk mensosialisasikan sampai ke seluruh tingkat RT (Rukun Tetangga) se-Kota Jambi, melalui ‘door to door’ sehingga tidak ada lagi masalah yang dihadapi masyarakat di Kota Jambi, saat ini, paparnya.

Afrizal/B21

Iklan

4 thoughts on “Inilah, Surat Tanggapan dari Pertamina Pusat Soal Pengaduan Forum RT Terkait Konversi Gas di Jambi

  1. Kepada Yth,
    Direktur Pertamina Pusat
    di.
    Jakarta.

    Singkat saja kami laporkan bahwa pengisian Gas Elpiji di pubrikasi depot Kendari Sulawesi Tenggara yang ditangani oleh 2 (dua) distributor yakni Taruna Bumi dan Wirawan Gas telah memperbodoh-bodohi rakyat sultra yang mana saat ini data ukur (dial gause) tekanan gas rata-rata utk isi tabung 15 kg berada di bawah garis biru atau setiap tabung kurang sekitar 3,5 kg gas elpiji. Mohon dapat ditertibkan dan pengelolah yang nakal diberi sanksi berat. Tks

  2. Kepada Yth,
    Direktur Pertamina Pusat
    di.
    Jakarta.

    Singkat saja kami laporkan bahwa pengisian BBM diSulawesi Utara Provinsi Gorontalo Kec. Tilamuta Kabupaten Boalemo melakukan curang
    Isi Pengaduan :
    bapak yang terhormat, saya tidak tahu lagi kemana lagi harus mengadu, sebab sebelum saya ada juga yang sudah mengadu di serat kabar jg tidak ada tanggapan. di SPBU yang terletak di desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo ada banyak kejanggalan. 1. banyaknya pelangsir yang mengambil bensin kemudian dijual ke luar daerah. sehingga untuk antri saja butuh lebih 1 Jam. 2.ketika sudah siang seringkali ada kode dari dalam kantor SPBU, dan tak lama kemudian mesin akan mati dengan alasan habis (semua warga tau klo itu akan belum habis dan di jual malam.) 3. Dan jam malam diatas jam 9 Malam Dimatikan. untuk jirigen, saya pernah mendapati nomor antrian jirigen no. 100. dan setiap nomor jatahnya 100 ltr. berarti 10.000 liter untuk jirigen aja.(ini 1 mobil tangki sendiri) dan sekarang ini yang boleh pake jirigen hanya dari warga tertentu. 3. harga pagi dan malam berbeda pagi 4500 klo malam 4900. rumornya dari setiap liter 100 untuk spbu, 100 untuk pembekal (semacam penguasa wilayah).100 untuk keamanan

  3. Ass,Wr.Wb.
    Selamat pagi
    saya irma, dari kota lawang – malang – jawa timur
    saya sebagai penjual tabung 3 kg, dalam 2 minggu ini pasokan gas LPG saya mulai tidak dikirim, akhirnya harga LPG di tingkat konsumen meningkat dan bervariasi dikarenakan harga dari pangkalan ada yang dinaikan dari kelangkaan LPG tsb, sebenarnya apa pemerintahan dlm hal ini pertamina mempunyai kebijakan baru dalam hal harga dan pelaksanaan order di SPBE.
    sebelumnya terima kasih atas jawabannya.

  4. Selamat siang.

    Saya pelanggan elpiji 3kg. kenapa ada Agen yg jual seharga Rp 15500 di kota saya (kota) Jambi.tolong di tegur.

Komentar ditutup.