Replika Pesawat Seharga Rp51 Juta


Pensiunan insinyur habiskan waktu dua setengah tahun dan uang Rp51 juta demi menciptakan replika pesawat.

Jack Clemens adalah pensiunan insinyur komputer pencipta replika pesawat USS Macon, yaitu pesawat helium angkatan laut yang hilang ditelan badai pada 1935. Tidak hanya sekadar replika statis, pesawat Clemens bisa terbang.

Ia merancang tiga prototipe, tapi dua model pertama gagal terbang. Baru pada April kemarin, Clemens menyelesaikan prototipe ketiganya yang berhasil terbang.

Pesawat radio kontrol itu memiliki panjang enam meter, berdiameter satu meter, dan dibentuk dengan 12 rangka yang dibuat dari ribuan kayu balsa. Rangka yang ia buat bukan hanya untuk menciptakan bentuk luarnya saja, tapi juga untuk membangun detail interior bagian dalamnya.

Rancangan detail tidak hanya pada badan pesawat, tapi juga di baling-balingnya. Baling-balingnya digerakkan oleh satu batre lithium polimer seberat 2,5 ons, yang diletakkan di bagian depan pesawat untuk menjaga keseimbangan dengan buntutnya. Dengan baterai tersebut, pesawat ini dapat terbang selama 45 menit.

Clemens mengaku menghabiskan waktu selama 2,5 tahun dan dana Rp51 juta untuk menghasilkan replika ini. Ia berencana menyumbangkannya ke galangan kapal Moffett Field di California, atau memajangnya di museum Smithsonian National Air and Space.

Iklan