SMA Negeri Satu Pasimarannu Dipastikan Melaju Ke Tingkat Provinsi


Hampir kurang lebih 12 jam lamanya, tiga puluh tujuh orang atlit Porseni SMA Negeri Satu Pasimarannu harus melalui perjalanan panjangmengarungi bentangan laut  luas yang sesekali disertai dengan hantaman badai gelombang pasang.

Pulau demi pulau terlampaui, sampai akhirnya rombongan atlit yang didampingi sembilan orang official tersebut merapat dengan selamat di areal dermaga Rauf Rahman Benteng Selayar, sekira pukul 23.00 WITA hari Minggu (19/6) malam kemarin.

Kendati demikian, perasaan lelah yang dirasakan selama dalam perjalanan dari Pulau Bonerate sampai di ibukota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, akhirnya terbayar oleh peraihan juara dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan panitia pelaksana.

Tiga medali emas disabet atlit porseni SMANSA Pasimarannu dari cabang olahraga lari 800 meter puteri, lari 1500 meter puteri dan cabang olahraga catur (putera/puteri). Bahkan, peraih juara di cabang olahraga catur telah dipersiapkan untuk mengikuti penyelenggaraan pekan olahraga daerah dan pekan olahraga nasional di Kalimantan pada medio September 2011 mendatang.

Selain medali emas, SMANSA Pasimarannu juga berhasil meraih tiga medali perak dari cabang olahraga bulutangkis puteri, tenis meja putera dan kejuaraan catur putera. Selebihnya, SMANSA Pasimarannu berhasil meraih satu medali perunggu dari cabang olahraga lari 400 meter puteri.

Perolehan kejuaraan ini diakui Kepala Sekolah SMA Negeri Pasimarannu, Zainal Abidin, S.Pd “sangat jauh dari target awal yang semula menargetkan perolehan tujuh medali emas sebagai persyaratan juara umum”. Pasalnya, atlit lari putera, tetap bertahan pada posisi urutan ke empat dalam tiga kali pertandingan masing-masing lari 400 meter, 800 meter dan 1500 meter. Belum lagi, atlit lari puteri 400 meter harus pasrah berada pada posisi ketiga dengan hanya meraih medali perunggu.

Kegagalan lain harus diterima atlit Porseni SMA Negeri Satu Pasimarannu dari cabang olahraga volly ball putera-puteri yang terkalahkan oleh kekuatan tim SMK Negeri Satu Benteng. Hal serupa kembali dialami pada cabang olahraga sepak bola, saat kesebelasan “SMANPAS FC” tampil berhadapan dengan kesebelasan SMA Negeri Satu Bontomate’ne dengan perolehan score tiga satu.

Kekecewaan yang tak kalah besar lagi-lagi dirasakan peserta Porseni SMANSA Pasimarannu pada penampilan lomba lagu solo, setelah peserta puteri atas nama Rosmidawati membatalkan penampilannya lantaran tidak menguasai materi lagu yang dipertandingkan panitia.

Beruntung, peserta putera atas nama Risman Pasha tampil memukau untuk mengobati kekecewaan rekan-rekannya dan official dari SMA Negeri Satu Pasimarannu melalui penguasaan panggung dan koreografi yang lumayan mengundang perhatian audience (penonton, red) untuk ikut bernyanyi dan bergoyang di atas panggung.

Laporan : Fadly Sang Journalis

fadly80_sly@yahoo.co.id

Iklan