Warga Keluhkan Layanan PDAM


Warga masyarakat Kabupaten khususnya mengeluhkan atas layanan PDAM (Perusahaan Air  Minum Daerah) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurut warga layanan tersebut sangat tidak memuaskan juga merugikan mereka, dikarenakan air dari PDAM yang mengalir kerumah mereka tidak  bisa ambil jika tidak menggunakan mesin penyedot air dan juga mengalir air terkadang hanya dua jam hingga tidak mencukupi untuk kebutuhan mereka, didalam pencatatan meteran airpun, pihak PDAM jarang langsung menghitung meteran air dan hanya main tebak, dapat tidak dapat air hitungan perbulannya selalu dalam jumlah yang sama” Ujar warga.

Pihak PDAM mengakui kekurangan tersebut, dan akan memperbaikinya, kepala PDAM Tanjung Jabung Barat M.Siregar saat di konfirmasi berita21.com Selasa (28/06/2011), mengatakan banyak usaha sudah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan ini namun katanya, usaha ini harus juga mendapat dukungan dari semua pihak teruma pemerintah daerah.

Dan soal  air yang terkadang tidak sampai kerumah warga, itu dikarenakan hampir setiap rumah pelanggan menggunakan mesin penyedot air hingga ada pelanggan lain yang tidak mendapatkan air, padahal penggunaan mesin itu dilarang, ada perda yang mengatur itu” paparnya.

Dikatakannya lagi, bahwa ia sudah mengusulkan beberapa kali ke pemerintah daerah untuk menambah alat-alat yang dibutuhkan, namun mungkin usulan itu tidak sampai kepada kepala daerah.

“Saya berharap agar semua pelanggan dapat bersabar dan menyarankan sebaiknya juga pelanggan tidak lagi menggunakan mesin penyedot air, itu akan merugikan pelanggan lain, saya tetap optimis kedepan PDAM akan lebih baik,”ungkapnya.

(Tompul/B21)