Tempeleng Anak Orang Dilaporkan Ke Polisi


Ratno Sembodo, siswa kelas IV SDN Kebonsari 2, Kota Probolinggo, ditempeleng H Holis, ayah Nafis, yang tak lain adalah teman sekelas Ratno. Lantaran tidak terima anaknya dipukul, Maduratno Titis (43), ayah Ratno, melapor ke Mapolresta Probolinggo.

Ratno dimintai keterangan di mapolresta, Sabtu, (6/8/2011). Seusai menemani anaknya diperiksa, Titis mengungkapkan, Kamis lalu sekitar pukul 10.30, anaknya menangis saat pulang sekolah. Setelah ditanya, Ratno mengaku dipukul H Holis, ayah Nafis, teman sekelasnya.

Mendengar itu, Titis langsung menuju sekolah anaknya dan mencari Holis. Karena yang dicari tidak ada, Titis kemudian ke rumah tinggal Holis di Jalan Cokroaminoto, di depan SDN Kebonsari Kulon 2.

Namun, saat keduanya bertemu, Holis tidak mengakui perbuatannya. Karena memungkiri kesalahannya dan mengingat pipi kiri Ratno bengkak, Titis kemudian melapor ke polisi.

Menurut pengakuan Ratno, dirinya dipukul dua kali oleh Holis. Kejadian berlangsung di tempat parkir dan di halaman sekolah.

“Ayah Nafis bilang, kalau saya telah memukul Nafis. Belum sempat menjawab, saya langsung ditempeleng ayahnya Nafis itu,” kata Ratno, yang tinggal di Jalan Pahlawan Gang Kenongo 131 RT 4 RW 14, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran.

Seusai dipukul, Ratno pulang sambil menangis. Ia menceritakan kekerasan yang dialaminya pada kedua orangtuanya. Gara-gara tamparan keras dua kali itu, Ratno tidak masuk sekolah pada Jumat dan Sabtu.

“Dua hari saya tidak masuk. Sekarang sudah mendingan, tidak seperti kemarin sakitnya,” kata Ratno, ditemani bapaknya.

Ratno juga mengaku, tuduhan terhadap dirinya tidak benar. Ia tidak merasa memukul sendiri atau menyuruh orang lain untuk memukul Nafis seperti yang ditudingkan Holis kepadanya.

“Saya tidak nyuruh orang untuk memukul Nafis,” kata Ratno polos.

Saat dikonfirmasi wartawan, Holis membantah tuduhan itu. Ia mengaku tidak pernah memukul Ratno, teman sekelas anaknya. Ia menemui Ratno di sekolahnya, bukan untuk memukul, melainkan menanyakan mengapa anaknya dipukul.

“Saya tidak memukul Ratno,” katanya.

Berita21.com