Dewan Minta THR Diberikan Paling Lambat H-7


Komisi E DPRD Jawa Tengah yang membidangi masalah perburuhan dan ketenagakerjaan menghimbau agar pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan diberikan paling lambat pada H-7.

“Karena pada hari-hari sekitar itu perekonomian meningkat tajam karena masyarakat berusaha memenuhi kebutuhan lebaran,” kata juru bicara Komisi E DPRD Jateng Dwi Asmanto dalam acara Ekspos Bersama Wartawan di Gedung Berlian, Senin (22/8/2011).

Dwi menambahkan kebutuhan masyarakat menjelang lebaran sangat kompleks. Baik kebutuhan yang berkaitan dengan transportasi, pakaian maupun kebutuhan mengenai sembako.

Apalagi, lanjutnya, Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah mengedarkan surat resmi ke perusahaan-perusahaan yang menghimbau agar THR diberikan pada H-7 lebaran.

“Jika himbauan ini direalisasikan oleh masing-masing perusahaan, kami yakin tingkat kriminalitas dapat diminimalisir. Masyarakat pun akan melaksanakan lebaran dengan nyaman dan tenteram,” tegasnya.

Mim/B21

Iklan