Patung Buddha Emas di Sarnath


Bagi Anda melihat patung emas secenis arca ataupun stupa adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana dengan patung Buddha yang dilapisi emas.

Setidaknya ada enam patung Buddha emas yang dibuat masyarakat Asia di Sarnath sejak restorasi situs. Sarnath terletak hanya 12 km dari kota suci Hindu Varanasi, situs lama yang dipakai Buddha Gautama untuk menyiarkan agama pertama kali.

Sarnath adalah salah satu tempat suci Buddha yang dipakai untuk ziarah. Tiga situs lainnya yang tersebar adalah Lumbini (lahir), Bodh Gaya (pencerahan) dan Kushinagar (kematian).

Sarnath sebelumnya dikenal sebagai Mrigadava, “taman rusa” dan Isipatana, yang berarti tempat suci bagi orang-orang yang jatuh ke bumi. Nama yang terakhir inilah yang menggambarkan Sang Buddha dilahirkan.

Hampir seluruh bangunan kuno di Sarnath rusak dan hancur akibat serangan dari Turki di masa lampau. Namun, di antara reruntuhan yang masih ada adalah Stupa Dharmekh yang dipakai sebagai tempat khotbah pertama sekitar tahun 200 SM.

Reruntuhan lainnya yang hancur adalah Vihara Mulagandhakuti. Ini dulunya dipakai Budha untuk meditasi di saat musim hujan pertama. Di sebelah timurnya adalah Vihara Mulagandhakuti yang lebih modern dengan lukisan dinding yang indah.

Di balik Mulagandhakuti adalah Taman Rusa, yang dipertahankan sebagai sebuah taman hewan terbuka dan masih terdapat banyak rusa. Ada juga sebuah pohon Bodhi yang ditanam oleh Anagarika Dharmapala.