Walikota Jambi Resmikan Group Kesenian Jawa ‘Paguyuban Sukowati Laras’ Pimpinan Sugeng Nasa


Paguyuban kelompok kesenian campur sari dan kerawitan tradisional Jawa ‘Sukowati Laras’ pimpinan  Sugeng Budihartono (Sugeng Nasa), diresmikan Minggu malam (11/09/2011) oleh Walikota Jambi, Bambang Priyanto, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh walikota di sanggar pribadi milik Sugeng Budihartono di wilayah Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi.

Dihadapan seluruh masyarakat ‘Paguyuban Wisnu Murti Jawa Jambi’ yang menghadiri malam peresmian dan acara halal bihalal itu, Walikota Jambi, Bambang Priyanto kembali mengingatkan perlunya memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan sesama warga Jambi lainnya, yang sudah terjalin dengan baik selama ini.

Sekaligus disela-sela itu juga, walikota kembali menegaskan untuk memelihara warisan tradisi budaya leluhur Jawa, seperti seni kerawitan dan campur sari ini -yang sudah melekat dikalangan masyarakat Jawa pada umumnya di perantauan sampai sekarang ini.

“Kembali saya ingatkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan seluruh masyarakat Jambi lainnya yang sudah terbina dengan baik selama ini.

Dan, saya sangat mendukung pelestarian budaya tradisi Jawa melalui kelompok kesenian ini (Kelompok Kesenian ‘Sukowati Laras’ pimpinan Sugeng Budihartono,red) sebagai warisan budaya leluhur yang harus kita pelihara secara terus menerus,” papar walikota, yang juga sesepuh Orang Jawa di Provinsi Jambi ini seraya menegaskan.

Sementara hal senada diungkapkan pimpinan Kelompok Kesenian Campur Sari dan Kerawitan ‘Sukowati Laras’ Sugeng Nasa, yang juga Ketua Umum Paguyuban Keluarga Besar Sragen-Jambi saat menjawab berita21.com, menurut Sugeng secara terpisah, dirinya beserta masyarakat Jawa lainnya yang ada di Provinsi Jambi maupun di Kota Jambi ini, untuk tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya tradisi Jawa di perantauan agar terus terpelihara dengan baik kepada seluruh masyarakat, melalui pendirian kelompok kesenian campur sari dan kerawitan yang dipimpinnya ini, terutama masyarakat Jambi asal Jawa supaya tidak punah oleh kemajuan teknologi dan arus globalisasi dewasa ini, demikian tuturnya.

Malam peresmian sekaligus acara halal bihalal masyarakat Jawa-Jambi ‘Paguyuban Wisnu Murti ‘ ini, dihadiri hampir ratusan masyarakat Jawa yang tersebar di seluruh Provinsi Jambi dan Kota Jambi, seperti Paguyuban Keluarga Besar Pacitan Provinsi Jambi, Paguyuban Keluarga Besar Klaten Jambi pimpinan Agus Setyonegoro, Paguyuban Keluarga Besar Solo Jambi pimpinan Sarno, Paguyuban Keluarga Besar Sragen Jambi, serta tokoh-tokoh Jambi asal Jawa lainnya, seperti Brigjend TNI AD. (Purn) Khaerun, Sudirman, dan Mbah Purwoko.

Lebih menariknya lagi, acara halal bihalal dan malam peresmian Group Kesenian Campur Sari dan Kerawitan ’Sukowati Laras’ pimpinan Sugeng Nasa -yang berakhir hingga pagi dini hari pukul 01.00 WIB dengan Ki Dalang Ki. Haji Anom. S Kenur, justru dihadiri kelompok masyarakat Jawa asal Sumatera Selatan, yakni paguyuban keluarga besar seniman dan seniwati dari Bayung Lincir dan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Disamping itu, paguyuban kelompok seniman dan seniwati dari Jambi lainnya, seperti paguyuban kelompok seniman dan seniwati Desa Purwodadi, Tebing Tinggi, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, paguyuban kelompok seniman dan seniwati dari Muara Sabak (Kabupaten Tanjung Jabung Timur), Muara Bungo (Kabupaten Bungo), paguyuban kelompok seniman dan seniwati dari Merangin, serta paguyuban kelompok seniman dan seniwati dari Kota Jambi dan sekitarnya.

Afrizal/B21