Timbunan Toksin (Racun), Penyebab Kanker


Kehidupan di zaman modern sekarang ini, tampaknya membuat tubuh kita terkondisikan dengan racun (toksin) yang berasal dari bahan-bahan kimia, polusi udara, dan pencemaran lingkungan. Bagaimana solusinya.

Konsumsi obat-obatan secara bebas, pengawet makanan, pewarna makanan, yang dapat menimbulkan alergi yang akan secara terus menerus membentuk racun dalam tubuh. Bahan kimia lingkungan, berkombinasi membentuk bahan kimia dan radikal bebas, yang jauh lebih kreatif.

Racun-racun ini, akan berkaitan kuat dengan DNA (deoxyribonucleic acid) tubuh, memodifikasi dan mengalahkan sistem pertahanan tubuh, yang pada akhirnya akan menyebabkan kerusakan genetik berat dan kanker.

Jika, timbunan toksin atau racun tidak dibersihkan, racun akan mengakibatkan iritasi, peradangan pada jaringan, dan menurunkan fungsi normal dari setiap organ tubuh kita.

Ya, inilah akibat dan tertimbunnya racun selama beberapa waktu di dalam tubuh kita, yang lambat laun namun pasti akan merusak proses metabolisme tubuh dan menimbulkan beragam penyakit berbahaya, mulai dari alergi, asma, keterbelakangan mental, jantung atau kanker. Racun dan polusi lingkungan, bisa jadi hanya sebagian, dari sekitar resiko yang ada.

Detok, adalah pembersihan dari zat yang tidak bermanfaat bagi tubuh, dari zat yang tidak bermanfaat tubuh (toksin) untuk memperoleh berat badan yang ideal, tubuh sehat dan fit, serta kecantikan yang alami.

Bagaimana, dengan gaya hidup kita. Sudahkah, kita menganut falsafah gaya hidup sehat untuk mendapatkan kesehatan yang berkualitas. Inilah, yang menjadi latar belakang kuat, mengapa setiap orang perlu melakukan proses pembersihan tubuh, atau detoksifikasi.

Setiap manusia, pada dasarnya memiliki kemampuan detoksifikasi, merupakan proses yang dilakukan oleh tubuh untuk menurunkan jumlah zat beracun dalam tubuh, yang dapat menimbulkan penyakit. Hakikatnya, seorang manusia memiliki sistem detoksifikasi utama dalam tubuh. Namun, gizi yang tidak optimal dapat menyebabkan buruknya kinerja dari gen-gen detoksifikasi, yang berada dalam tubuh.

Keadaan ini, semakin melemahkan tubuh, dan akan semakin diperburuk dengan adanya zat polusi dan beracun, yang akan menyebabkan kanker, penyakit jantung, arthritis, dan penyakit degeneratif lainnya. Disinilah, peranan utama suplemen. Selain, dapat mengoptimalkan kebutuhan gizi. Suplemen juga, dipandang sebagai alami untuk proses detoksifikasi secara optimal.

Keuntungan Detoksifikasi

Keuntungan detoksifikasi, diantaranya yakni saluran pencemaran dibersihkan dari sampah-sampah yang telah tertimbun selama ini, dan dari bakteri-bakteri penyakit. Pembersihan hati, ginjal dan darah yang tidak mungkin dilakukan, melalui pola makan sehari-hari.

Membersihkan mental, karena terjadi pengurangan timbunan dari bahan kimia dan bahan pengawet makanan. Mengurangi ketergantungan dari zat-zat yang membentuk kebiasaan, seperti gula, kafein, nikotin, alkohol dan obat-obatan.

Ukuran lambung kembali ke normal karena kebiasaan makanan yang buruk dihentikan, sistem hormonal dipulihkan termasuk hormon pertumbuhan (growth hormone), serta sistem imun dirangsang.

Badan Narkotika Nasional/Afrizal/B21

Iklan