2011, Bedah Rumah ‘Jambi EMAS’ Dimulai


Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) pada Kantor Bappeda Pemerintah Provinsi Jambi, Riswandi, melalui Kasi Pengolah Data dan Penjaringan Aspirasi UPTB Kantor Bapppeda Provinsi Jambi, Krisnasari kepada berita21.com, Krisna mengungkapkan pelaksanaan CSR di Bappeda dalam rangka mewujudkan Program Samisake (Satu Milyar Satu Kecamatan), sejauh ini berjalan sukses dan sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan Program Samisake untuk bantuan ‘Bedah Rumah’ yang saat ini, menjadi program unggulan dalam masa duet kepemimpinan pemerintahan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus dan Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, untuk mensukseskan Jambi EMAS (Jambi Maju, Aman, Adil dan Sejahtera) di 2015 yang akan datang.

CSR (Corporate Social Responsibility), yang merupakan tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu masyarakat sangat miskin di wilayah Provinsi Jambi ini, melalui pelaksanaan bantuan kegiatan bedah rumah di 131 kecamatan dalam wilayah Provinsi Jambi, dikatakan Krisnasari, sejak 2011 ini telah dilaksanakan di 50 kecamatan setiap kabupaten dan kota.

Masing-masing kabupaten dan kota itu, yakni Kota Jambi (8), Kabupaten Tebo (6), Kabupaten Tanjung Jabung Barat (4), Kabupaten Sarolangun (6), Kabupaten Kerinci (2), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (2), Kabupaten Merangin (6), Kabupaten Bungo (4), Kabupaten Batanghari (6), dan Kota Sungai Penuh (2).

Disamping itu, ditambahkan Krisnasari, program kegiatan bedah rumah melalui CSR ini, melibatkan berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Provinsi Jambi berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi, dalam hal ini sebagai pelaksana kegiatan di lapangan ditunjuk oleh pemda, yakni Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Provinsi Jambi.

Berbagai BUMN/BUMD dan perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Provinsi Jambi berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi, untuk melaksanakan kegiatan program bedah rumah ini, diantaranya yakni PT Bank Tabungan Negara (Persero), Bank Mandiri, PTPN (PT Perkebunan Nusantara) VI, Bank Jambi, BP Migas (Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi), Petro China, PT NTC (Nusantara Termal Coal) di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Sementara pihak perusahaan swasta lainnya, sambung Krisnasari, seperti PT Lontar Papyrus, yakni anak perusahaan PT WKS (Wira Karya Sakti) melaksanakan sendiri kegiatan bedah rumah tersebut, tidak berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

“PT Lontar Papyrus jalan sendiri tidak berkerjasama dengan PU. Pembangunannya dilaksanakan oleh Tim Divisi CSR dari PT Lontar Papyrus di wilayah Tebing Tinggi (Kabupaten Tanjung Jabung Barat),” sebutnya.

 

UPTB Bappeda Provinsi Jambi/Afrizal/B21

Iklan