Bappeda Jambi Tuntaskan Verifikasi Data Penduduk Sangat Miskin


Penduduk sangat miskin, selaku kelompok sasaran pembangunan dalam pelaksanaan program Samisake (Satu Milyar Satu Kecamatan) yang menjadi tujuan pembangunan di wilayah Provinsi Jambi selama 5 tahun kepemimpinan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) dan Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar sekarang ini, terus dituntaskan pendataannya oleh para surveyor (petugas verifikasi data), yang kini terus bekerja di lapangan hingga akhir November ini.

Diungkapkan oleh Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori, melalui Kepala UPTB Kantor Bappeda Pemerintah Provinsi Jambi, Riswandi kepada berita21.com, Rabu (09/11/2011) diruang kerjanya, Riswandi mengungkapkan, sekarang ini para surveyor (petugas data) melakukan verifikasi data di seluruh wilayah kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.

Dikatakan Riswandi, pihaknya melakukan verifikasi data-data penduduk sangat miskin di 131 kecamatan pada tahun ini. Sebelumnya, tambah Riswandi, pihaknya sudah memverifikasi data penduduk sangat miskin di 50 kecamatan, pada Februari sampai April 2011. Kemudian, sisanya yakni 81 kecamatan dalam wilayah Provinsi Jambi, sekarang ini para surveyor sedang melakukan verifikasi untuk dituntaskan pada akhir bulan ini.

“Saat ini para surveyor kita, yang berjumlah 90 orang sedang melakukan tugas memverifikasi data-data penduduk sangat miskin yang ada di 81 kecamatan di 9 kabupaten dan Kota Sungai Penuh. Khusus, untuk wilayah Kota Jambi, semuanya sudah kita tuntaskan verifikasi datanya pada bulan Februari sampai April (2011) yang lalu.

Diharapkan, data-data penduduk sangat miskin hasil verifikasi tersebut (verifikasi data penduduk sangat miskin di 131 kecamatan seluruh kabupaten dan kota dalam wilayah Provinsi Jambi,red) sudah dituntaskan, dan hasilnya itu akan diserahkan oleh gubernur untuk diumumkan kepada seluruh bupati dan walikota se-Provinsi Jambi, saat Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi (yang ke-55, pada 6 Januari 2012,red) yang akan datang,” paparnya.

Bedah Rumah Jambi EMAS 2015

Riswandi menjelaskan, dalam pelaksanaan program Samisake (Satu Milyar Satu Kecamatan) yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi selama 5 tahun kedepan, sejak 2011 ini terus dituntaskan hingga 2015 mendatang, salah satunya adalah program kegiatan bedah rumah bagi penduduk sangat miskin di wilayah Provinsi Jambi.

Pelaksanaan kegiatan ‘Bedah Rumah’ pada tahun ini, ditargetkan 5.000 unit pertahun, sehingga diharapkan pada 2015 yang akan datang sudah terealisasi target dan sasaran yang dicapai, totalnya yakni 25.000 unit. Dalam penganggaran dari dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Provinsi Jambi tahun 2011, sasarannya adalah 2.802 unit, melalui kerjasama antara pihak TNI AD, dalam hal ini Korem 042/GAPU Jambi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, sebagai pelaksana teknisnya adalah kodim-kodim di seluruh wilayah Provinsi Jambi, melalui DIPA PU (Kantor Dinas Perkerjaan Umum) Provinsi Jambi ke rekening korem.

Dari target sasaran 2.802 unit tersebut, tambah Riswandi, dilakukan secara bertahap. Sesuai laporan dari pihak Korem 042/GAPU kepada Bappeda Provinsi Jambi, pembangunan tahap pertama sudah rampung sebanyak 1.120 unit, dan tahap berikutnya sedang dilaksanakan sekarang ini, tuturnya.

“Dana bedah rumah, untuk Program Samisake 2011 yang dilaksanakan Korem 042/GAPU, berasal dari APBD Provinsi Jambi, yakni senilai Rp.23.396.700.000. Sesuai laporan Komandan Korem, tahap pertama sudah selesai 1.120 unit rumah, sedangkan tahap berikutnya sedang dilaksanakan, hampir mencapai 65,51 persen seluruhnya,” ujarnya.

Disamping itu juga, papar Riswandi menambahkan, untuk kegiatan bedah rumah ini, selain bersumber dari APBD Provinsi Jambi, sumber lainnya yakni dana yang dianggarkan oleh pemerintah kabupaten, seperti Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengalokasikan anggaran daerahnya untuk kegiatan bedah rumah di wilayahnya sebanyak 400 unit, masing-masing sebesar Rp.10 juta/unit.

Kemudian bantuan dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia, melalui sumber dana APBN (Anggaran Pendatapan dan Belanja Negara) tahun 2011 ini, yaitu sebanyak 1.250 unit.

Disinggung pelaksanaan sumber dana kegiatan bedah rumah dari CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai tanggung jawab sosial perusahaan setempat, diungkapkan Riswandi, beberapa perusahaan itu, baik BUMN (Badan Usaha Milik Negara)/BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) maupun perusahaan-perusahan swasta yang lainnya, sudah ada yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Untuk beberapa perusahaan-perusahaan swasta yang ada, mereka sudah berkomitmen dan membuat pernyataan untuk membantu kegiatan bedah rumah ini. Selain itu juga, salah satu perusahaan, yakni PT NTC (Nusantara Termal Coal) di Kabupaten Bungo, mereka sudah membuat MoU (Memorandum of Understanding) dengan kita, dan pelaksanaannya bekerjasama dengan TNI,” urainya.

Adapun perusahaan-perusahaan negara, seperti BUMN maupun perusahaan daerah dan perusahaan swasta lainnya, yang membantu kegiatan pelaksanaan bedah rumah kali ini, menurut Riswandi, diantaranya; dari pihak BUMN, yaitu Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, PTPN VI, Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, Jamsostek, PLN, BRI Syariah. Sedangkan dari pihak perusahaan milik pemerintah daerah, yakni Bank Jambi.

Selanjutnya, perusahaan-perusahaan swasta lainnya yang beroperasi di wilayah Provinsi Jambi di sektor minyak dan gas bumi (migas), ditunjuk sebagai koordinator pelaksana untuk kegiatan bedah rumah ini, adalah BP Migas (Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) beserta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sektor migas ini, yakni Petro China, Mondor, Listaman, dan Conoco Pihlips.

Perusahaan lainnya yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti PT Lontar Papyrus (anak perusahaan Sinar Mas Group), PT ANR (Arta Nusantara Resources), dan kelompok asosiasi perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan mineral di wilayah Jambi. “Mereka itu, yang tergabung di dalam organisasi AP2BMJ (Asosiasi Pengusaha Pertambangan Batubara dan Mineral Jambi) ikut juga berpartisipasi dalam kegiatan bedah rumah ini,” demikian sebutnya.

Afrizal/B21
Iklan