Dokter Sephelio : Kebutuhan Kesehatan Atlet, yang Utama


Penanganan kebutuhan pelayanan medis bagi para atlet pencak silat yang berlaga di arena Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar) se-Indonesia tahun 2011 yang diselenggarakan di GOR Kota Baru, Kota Jambi ini, sangat dibutuhkan baik di arena gelanggang maupun diluar gelanggang pertandingan.

Adapun sosok Dokter Sephelio, satu-satunya tenaga medis yang dipercaya untuk manangani kebutuhan medis bagi para atlet, pelatih maupun official dari 29 kontingen PPLP daerah di seluruh Indonesia pada kejuaraan nasional pencak silat kali ini, tenaganya amat dibutuhkan sehingga diharapkan mulai pelaksanaan kegiatan, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, pada hari Sabtu 26 November ini, bisa berlangsung sukses dan lancar hingga berakhir acara penutupan, pada 30 November 2011.

Ditemui di salah satu ruang logistik Kantor Sekretariat Panitia Kejurnas Pencak Silat antar PPLP se-Indonesia di GOR Kota Baru, secara terpisah Dokter Sephelio mengungkapkan perasaannya kepada berita21.com, bahwa dia merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak panitia pelaksana dengan memberikan kesempatan kepada dirinya untuk penanganan kebutuhan medis dan pelayanan kesehatan bagi para atlet, pelatih dan official dari masing-masing peserta dalam kejurnas kali ini.

“Jujur saya, saya merasa bangga dan sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak panitia dalam menangani kebutuhan kesehatan para atlet dan peserta lainnya (termasuk juga pelatih dan official dari seluruh kontingen yang mewakili masing-masing ke-29 PPLP daerah pada kejurnas pencak silat ini),” imbuhnya.

Dikatakan Sephelio, membantu segala hal yang berkenaan dengan kesiapan seluruh kebutuhan medis dan pelayanan kesehatan seluruh atlet, baik pelatih maupun official yang mengikuti kejurnas pencak silat ini, dia dibantu oleh tiga orang perawat yang berpengalaman. Seraya berharap, “Semuanya bisa berjalan dengan sukses dan lancar, sampai acara penutupan,” ujarnya.

Untuk membantu segala persiapan kebutuhan medis seluruh atlet dan peserta kontingen ini, papar Sephelio, terutama di arena gelanggang maupun diluar gelanggang semuanya sudah siap. “Persiapan untuk kebutuhan medis dan pelayanan kesehatan bagi para atlet, itu yang lebih utama,” katanya.

Hanya saja, tambah Sephelio, idealnya untuk mempersiapkan segala kebutuhan kesehatan bagi seluruh atlet dan peserta apalagi dengan penyelenggaraan even kejuaraan nasional seperti ini, butuh 2 orang tenaga dokter sehingga lebih optimal dalam pemberian pelayanan kesehatan.

Namun menurutnya, tidak menjadi masalah karena segalanya sudah disiapkan semuanya oleh panitia, termasuk koordinasi dengan seluruh pihak rumah sakit yang ada, seperti rumah sakit umum daerah (RSUD Raden Mattaher Jambi dan RSUD Abdul Manap) maupun rumah sakit swasta lainnya, paparnya.

“Sebenarnya event seperti ini, idealnya ada 2 orang dokter untuk mengoptimalkan kebutuhan pelayanan kesehatan bagi para atlet dan peserta agar lebih siap dan dapat diantisipasi segera. Untuk penanganan sakit-sakit ringan saat berlaga di dalam arena gelanggang seperti benturan fisik saat bertarung, dan juga kebutuhan check up. Namun, saya berharap semua dapat berjalan dengan lancar dan sukses, dan tidak terjadi apa-apa,” demikian sebutnya.

Afrizal/B21