Jambi Dapat 2 Medali


Diungkapkan Rabuan Hamzah, pelatih pencak silat PPLP Kontingen Jambi kepada berita21.com, saat sebelumnya pada hari ketiga kejuaraan berlangsung, Senin (28/11/2011), pesilat putri Jambi, Bobie Nur’aini yang turun di Kelas A Putri lebih diunggulkan untuk memperoleh emas melawan pesilat asal Sulawesi Barat, Hasnur.

Sayangnya Bobie Nur’aini, kata Rabuan, pada babak pertama dimulai Bobie mengalami cedera pada tangan kirinya saat jatuh ke kanvas dan pertandingan langsung dihentikan (off), tidak bisa dilanjutkan. Dengan demikian, tambah Rabuan, Bobie hanya memperoleh perunggu. Harapan tinggal di kelas putra di babak final, yakni Abdul Aziz Effendi alias Apid yang turun di Kelas I Putra. Namun Apid harus mengakui keunggulan lawannya, Endrik Ahmad, pesilat dari Jawa Tengah.

“Kita sangat berharap (pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar PPLP 2011) Bobie bisa memperoleh emas. Namun sayangnya, saat pertarungan babak pertama sedang berjalan, Bobie jatuh, disapu oleh pesilat Sulawesi Barat (Hasnur).

Tau-tau, tangan kirinya mengalami cedera saat menahan tubuhnya di lantai dan terus ngedrop, tidak bisa bertarung lagi. Melihat itu, wasit langsung menghentikan pertandingan. Dengan demikian, Bobie hanya memperoleh perunggu. Apa boleh buat, kita sudah berusaha,” paparnya.

Apid yang turun di Kelas I Putra, harus mengakui keunggulan lawannya, yakni pesilat asal Jawa Tengah, Endrik Ahmad. M. Diakui oleh Rabuan, lawan Abdul Aziz pada babak final ini, pesilat asal Jawa Tengah yaitu Endrik Ahmad, sangat tangguh untuk dikalahkan di kelasnya. “Lawan Apid ini, memang lebih tangguh,” imbuhnya.

Dengan demikian, Kontingen Jambi memperoleh total 2 medali, yakni 1 perak dan 1 perunggu, yang diperoleh oleh 2 pesilat Jambi, yaitu Abdul Aziz dan Bonie Nur’aini pada kejurnas ini. Diharapkan Rabuan, pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar PPLP tahun 2012 yang akan datang yang berlangsung di Provinsi Kalimantan Selatan, Kontingen Jambi dapat merebut emas. Semoga.

Afrizal/B21