2011, Imigrasi Jambi Berhasil Mendeportasi 36 Imigran Gelap


Sepanjang tahun 2011 ini, Kantor Imigrasi Klas I Jambi telah mendeportasi para imigran gelap sedikitnya sebanyak 36 orang asing. Mereka berasal dari Negara Pakistan dan Afganistan yang masuk ke wilayah hukum Kantor Imigrasi Jambi untuk mencari suaka menuju ke Benua Australia.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Jambi, Mat Salim, yang diwakili Kasubsi Pengawasan Orang Asing pada Kantor Imigrasi Klas I Jambi, Muhammad Iqbal kepada berita21.com diruang kerjanya, Jum’at (23/12/2011), dia menyatakan selama tahun 2011, pihaknya telah berhasil mendeportasi para imigran gelap yang masuk ke wilayah hukumnya, sedikitnya sebanyak 36 orang. Para imigran gelap itu, tambah Iqbal, mereka berasal dari Negara Pakistan dan Afganistan tujuan ke Benua Australia untuk mencari suaka.

“Sepanjang 2011, sedikitnya 36 orang imigran gelap yang kita telah deportasi melalui Rumah Detensi Kantor Imigrasi Pekanbaru (Provinsi Riau). Mereka itu, masing-masing yakni 5 orang dari Pakistan dan 31 orang asal Afganistan. Mereka masuk ke wilayah hukum kita, tanpa memiliki dokumen resmi dengan tujuan ke (Benua) Australia untuk mencari suaka. 36 orang asing tersebut, semuanya adalah laki-laki,” paparnya.

Diceritakan Muhammad Iqbal, ke 36 orang asing ilegal tersebut berhasil diamankan oleh pihak jajaran Kepolisian dari Mapolresta Kota Jambi dari salah satu hunian kamar hotel tempat mereka menginap di Hotel Wisata, Kecamatan Pasar, Kota Jambi pada 11 November 2011 lalu.

Lalu kemudian, tambah Iqbal, ke-36 imigran gelap itu oleh pihak jajaran kepolisian dari Mapolresta Kota Jambi dikirim ke Kantor Imigrasi Klas I Jambi untuk ditampung sementara dan mengkarantina mereka di Ruang Detensi Imigrasi Klas I Jambi di Telanaipura, Kota Jambi untuk segera dideportasi ke negara asalnya, melalui Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru, Riau pada 14 Nopember 2011.

“Pendeportasian ke-36 orang imigran gelap tersebut, kita tetap mengacu pada standar IOM (International Organization for Migration) yang berlaku di seluruh dunia,” sebutnya.

Afrizal/B21

Iklan