DPRD Jateng Godog Raperda Pariwisata


Semarang-berita21: Komisi B DPRD Jawa Tengah saat ini tengah menggodog penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan (RIPK) Daerah. Penyusunan RIPK ini dimaksudkan untuk mensukseskan Visit Jateng Year 2013 mendatang.

Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Drs Wasiman mengungkapkan kepada wartawan di gedung Berlian Rabu (4/1), Potensi kepariwisataan di Jawa Tengah sangat besar dan memiliki obyek wisata monumental seperti Candi Borobudur. “Potensinya sangat besar, tapi belum bisa dikembangkan dengan optimal. Wisatawan lebih senang tinggal di Yogyakarta meskipun yang dikunjungi Borobudur,” ungkapnya.

Menurut Wasiman, industri Pariwisata Jawa Tengah belum terkonsep dengan baik, padahal tahun 2013 mendatang sudah dinyatakan sebagai tahun kunjungan Jawa Tengah. Namun sampai sekarang belum ada upaya yang jelas untuk mensukseskan program tersebut.

Destinasi Pariwisata perlu dirumuskan dengan jelas agar wisatawan juga memiliki waktu yang lebih lama berada di Jawa Tengah. “Kita punya 2 bandara (A Yani Semarang dan Adi Sumarmo Solo=red) sebagai pintu masuk. Harus ada destinasi yang jelas yang bisa dinikmati oleh para wisatawan. Tidak seperti sekarang, apa yang bisa dikunjungi tidak jelas,” katanya.

Untuk mewujudkan raperda tersebut Komisi B akan melakukan dialog intensif dengan komponen komponen pariwisata, Dinas/instansi terkait dan akademisi. Raperda RIPK ini ditargetkan dapat selesai pada Bulan Maret mendatang.

Kholis/B21