Kemeriahan Imlek Di Kuil Sham Pho Kong


Semarang – Berita21: Terlihat suatu kegembiraan buat siapa saja yang menyaksikan acara barongsai untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek.

Apalagi, itu  juga kesenangan anak yang sedang memegang barongsai yang di adakan di kuil sham pho kong, Semarang pada hari minggu kemarin.

Kemeriahan terlihat ditunjukkan dengan kemeriahan yang ada dan antusias turis asing maupun turis lokal, menjelang hari raya imlek yang akan terjadi pada hari senin tersebut suasana sham pho kong sebagai kuil yang termegah di semarang dan juga sebagai peninggalan kerajaan ceng ho, selain tempat sembahyang pengelola kuil juga mempercantik area kuil dengan menambah lapangan/pedestrian untuk wisatawan dan dilengkapi dengan patung-patung sejarah ceng ho berlayar di semarang.

“Untuk hari minggu dan senin kami sengaja menyewa barongsai untuk menghibur para wisatawan maupun para jemaat yang akan bersembahyang di kuil sham po kong ini, kami juga mengadakan stand untuk foto ala pangeran Ceng ho lengkap dengan pakaian dan atributnya, acara ini kami tutup sampai hari kamis” kata Suparno kepala satpam Sham po kong.

Baik masyarakat lokal maupun masyarakat china ikut bergabung dengan suka cita dan wajah yang bahagia menyaksikan berbagai pertunjukan ataupun melihat keindahan kuil sham po kong yang termegah di semrang ini, dengan karcis masuk yang sangat terjangkau anda kalau ingin berkunjung cukup menyediakan uang Rp. 3.000,00 anda sudah bisa masuk dan disuguhi tari barong sai tari khas china.

“Saya senang melihat tari barongsai yang diadakan oleh panitia, selain saya mau sembahyang kesini saya juga ingin melihat kemeriahan tahun china ini, saya sangat gembira sekali karna banyak orang baik warga etnis china ataupun warga lokal ikut bergabung dalam suasana ini”  kata Thoaun Sing pengunjung Sham pho Kong.

Untuk para pengunjung juga disediakan kostum ceng hoo beserta anak dan istrinya dan tokoh-tokoh lain yang bisa disewa di stand-stand yang ada di areal sham po kong, dengan harga yang terjangkau anda akan bisa berfoto layaknya pangerah di kuil china.

ILHAM / B21