Warga Cianjur Selatan khawatir akan gelombang pasang


Cianjur – Berita21. Warga di pesisir pantai selatan Kabupaten Cianjur mulai dilanda kecemasan akan terjadinya gelombang pasang menyusul ombak di pesisir pantai selatan itu diperkirakan mencapai ketinggian 2-3 meter.

Mereka khawatir gelombang pasang itu akan menerjang permukiman penduduk yang berada di sekitar lokasi laut.

Taufik Maulana (33), warga Kampung Girang Desa Cidamar Kecamatan Cidaun mengatakan kecemasan bakal adanya terjangan gelombang pasang saat ini memang menghantui warga. Untungnya, di pesisir pantai di wilayah itu masih terdapat penahan yang terbuat dari pasir.

“Belakangan ini memang warga cemas bakal terjadinya terjangan ombak pasang. Makanya kami siap siaga dan waspada menghadapi gelombang pasang ini. Apalagi saat ini setiap harinya angin berhembus kencang. Mudah-mudahan tidak seperti yang terjadi di Pantai Palabuhanratu Sukabumi,” kata Taufik saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (30/1/2012).

Senada diungkapkan Maman (40), warga Kampung Sindanglaut RT 02/01 Desa Saganten Kecamatan Sindangbarang. Menurutnya, tiga hari lalu gelombang laut sempat mencapai ketinggian 5-6 meter. Namun saat ini sudah kembali normal.

“Kondisi ini tentunya cukup membuat warga cemas akan adanya potensi gelombang pasang. Kita tetap siaga dan waspada. Apalagi angin saat ini sedang kencang-kencangnya,” kata Maman.

Sejumlah nelayan pun terpaksa menghentikan aktivitas melautnya karena khawatir terjadi gelombang pasang. Saat ini mereka memilih beraktivitas bercocok tanam sambil membuat jaring.

“Tahun ini gelombang memang kerap naik. Apalagi angin berhembus sangat kencang,” tuturnya.

PP/B21