Bantuan Belum Diterima Korban Longsor


Cianjur – berita21.com. Jarak tempuh Kampung Ciherang Girang, Desa Cibanggala, Kecamatan Cempaka Mulya, Kabupaten Cianjur dari pusat kota Cianjur yang jauh, sekitar tiga jam perjalanan membuat akses pemberian bantuan kepada korban longsor mengalami kesulitan.

Hingga kini hanya ada satu mobil dan beberapa petugas Tanggap Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Cianjur sudah melakukan peninjauan lokasi.

“Baru dilihat saja belum ada bantuan yang masuk ke kami. Kami harapkan ada bantuan dari Pemkab Cianjur biaya pindah rumah saja ke dekat Kantor Desa sekitar tiga kilometer dari kampung ini,” Enah (45), warga setempat, Rabu (8/2/12).

Emah yang rumahnya juga terancam longsor mengatakan longsor diakibatkan intensitas hujan yang tinggi sehingga membuat tanah menjadi gembur dan akhirnya longsor.

“Padahal beberapa petak sawah yang terkena longsor baru saja ditanami. Umur tanaman juga baru satu bulan. Selain itu, jalan pematang sawah menjadi jalan favorit warga kampung untuk sampai ke kantor desa karena paling dekat daripada harus memutar ke jalan kampung,” ucapnya.

Saat kejadian, Emah yang berada di dalam rumah mengaku mendengar suara gemuruh. Ia mengira suara petir, namun ketika ditengok beberapa rumah sudah tidak ada dan rata dengan tanah.

“Khawatir juga karena rumah saya hanya beberapa meter saja dari lokasi longsor. Masih untung tidak terkena. Kami inginnya pindah namun tidak punya biaya,” tuturnya

Hingga kini, pihak desa setempat masih mengupayakan bantuan ke kecamatan. Tidak banyak personil dari Kepolsian ataupun desa yang ada di tempat kejadian. Bahkan, beberapa warga masih nekat melewati material longsor untuk membawa hasil pertanian mereka ke pusat desa.

Pedi/Epul/B21