Longsor Kembali terjadi di cianjur


Cianjur – Berita21.com – Bencana alam tanah longsor di Kampung Ciherang Girang RT 13/3 Desa Cibanggala Kecamatan Campaka Mulya Kabupaten Cianjur, menggerus empat rumah warga.

Seluruh kepala keluarga (KK) di wilayah itu saat ini sudah diungsikan, mengingat potensi pergerakan tanah masih terus terjadi.

Berdasarkan informasi yang diterima berita21.com bencana tanah longsor di wilayah tersebut terjadi sejak lima hari terakhir. Permukiman penduduk yang dihuni sekitar 25 kepala keluarga (KK) itu berada di atas areal persawahan, sehingga diperkirakan kontur tanahnya labil.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, lantaran saat kali pertama terjadi pergerakan tanah, pihak desa setempat sudah mengimbau agar warga segera mengungsi.

Kepala Desa Cibanggala Mahmud Romli menuturkan pergerakan tanah di wilayahnya mulai terjadi Jumat (3/2/2012) pekan lalu. Pergerakan tanah paling parah terjadi pada Selasa (7/2/2012) sekitar pukul 12.00-17.00 WIB.

“Saat kejadian tidak sedang terjadi hujan. Mungkin areal permukiman penduduk kontur tanahnya labil karena berada di atas persawahan,” kata Mahmud, Rabu (8/2/2012).

Berdasarkan pendataan sementara, kata Mahmud, empat rumah warga dalam kondisi rusak berat dan 21 rumah lainnya berada dalam kondisi terancam dan sangat terancam.

“Untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan, semua warga yang tinggal di wilayah itu sudah kami ungsikan,” tutur Mahmud.

Pedi/Epul/B21
Iklan