Ahli waris Korban Bus Karunia Bakti Terima Santunan


CIANJUR – Berita21.com: Delapan ahli waris korban kecelakaan Bus Karunia Bakti beruntun di Cisarua, Bogor mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja. Pembayaran santunan tersebut, dilakukan di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin (13/2/12). Santuan diberikan kepada ahli waris keluarga korban, masing-masing Rp 25 juta.

“Pemberian santunan tersebut, disesuaikan dengan Undang-Undang No 33 Tahun 1964 tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang (baik di darat, laut maupun udara) serta Undang-Undang No 34 Tahun 1964 tentang dana kecelakaan lalu lintas jalan,” ucap Direktur Utama Jasa Raharja Diding S Anwar di sela-sela acara, Senin.

Ahli waris mendapat santunan dari delapan korban meninggal dalam laka tersebut yang merupakan warga Cianjur, adalah Apit (Karangtengah), Agung Sulaeman (Pacet), Dede Jaenudin (Cibeber), Solahudin (Pacet), Juhayah (Haurwangi), Safrudin (Kadupandak), Hasan Anshori (Cianjur) serta Ihin Solihin (Warungkondang).

“Keseluruhan korban yang diberikan santunan untuk Cianjur merupakan korban meninggal. Berdasarkan peraturan yang ada, besaran santunan yang berhak diterima sebesar Rp 25 juta. Namun, satu dari mereka masih belum kita proses, yakni Dede Jaenudin belum ditentukan ahli warisnya siapa. Tapi mudah-mudahan secepatnya bisa kita proses,” katanya.

Diding mengatakan jumlah korban dalam laka Puncak tersebut tercatat 14 orang meninggal dunia, 54 orang luka berat dan ringan. Saat ini, korban yang dirawat di RS PMI Bogor sebanyak 10 orang, sedangkan yang dirawat di RS Sentra Medika sebanyak 8 orang

Pedi/Epul/B21