Pemda Jambi Lakukan Razia Tes Urine seluruh Awak Sopir Bus


Terkait maraknya korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya oleh awak pengemudi bus maupun pribadi, seperti tragedi kecelakaan ‘Xenia Maut’ di Tugu Tani Jakarta yang menewaskan 9 orang yang dikemudikan oleh seorang wanita yang kedapatan terbukti mengkonsumsi narkoba, Afriani Susanti, serta peristiwa kecelakaan maut oleh awak supir bus ‘Karunia Bakti’ di wilayah Cisarua, Bogor Jawa Barat belum lama ini.

Telah memicu pihak pemda Provinsi Jambi, melalui tim gabungan dari jajaran petugas perhubungan Kantor Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jambi dan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Jambi dibantu jajaran personil petugas lainnya, yaitu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Jasa Rahardja, organda serta jajaran petugas kepolisian lalu lintas dari Ditlantas Polda Jambi melakukan razia tes urine bagi seluruh awak bus di wilayah Terminal Simpang Rimbo Jambi, kepada seluruh awak pengemudi bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) agar tidak terjadi hal serupa di wilayah ‘Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah’ ini.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jambi, P. Bernhard Panjaitan, melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat pada Kantor Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jambi, Anwar Herminto menyatakan tujuan razia tes urine ini merupakan pelaksanaan tindak lanjut dari pemeriksaan kelaikan kendaraan bus penumpang umum yang melintasi di wilayah Provinsi Jambi melalui pintu masuk terminal dan batas kota maupun sejumlah perwakilan perusahaan bus yang ada, terutama awak pengemudi bus AKAP dan AKDP, paparnya kepada berita21.com diruang kerjanya, Selasa siang (21/02/2012) di Kota Jambi.

Razia gabungan ini, tambah Anwar, melibatkan tim dilevel provinsi, seperti jajaran petugas perhubungan Dinas Perhubungan provinsi dan Kota Jambi, personil BNNP Jambi, petugas kepolisian lalu lintas dari Ditlantas Polda Jambi, organda dan Jasa Rahardja Jambi. Razia dilakukan sejak pukul 09.00 wib hingga siang, pukul 12.00 wib.

“Razia (tes urine) kali ini, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan oleh awak supir bus AKAP dan AKDP yang masuk ke wilayah Provinsi Jambi melalui Terminal Simpang Rimbo dan batas kota. Hal ini sengaja dlakukan, dari sejumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang marak terjadi di beberapa daerah belakangan ini oleh awak supir bus yang tidak mempedulikan keselamatan penumpang,” terangnya.

Ditambahkan Anwar, dari hasil pemeriksaan tes urine tersebut, tim menemukan 6 orang terindikasi mengkonsumsi narkoba dan kini diproses oleh pihak kepolisian. “Mereka umumnya, awak supir bus dari perusahaan bus AKAP dari luar daerah,” demikian imbuhnya.

Afrizal/B21