Pembangunan Cianjur Outer Ring Road (CORR) di Kabupaten Cianjur Senilai 100 M Rampung Agustus 2012


Dalam rangka mengoptimalkan pengembangan Kabupaten Cianjur, pemerintah pusat sedang melaksanakan Pembangunan Cianjur Outer Ring Road (CORR) atau Jalur Lingkar Timur sepanjang 7,5 kilometer yang didanai pemerintah pusat sebesar kurang lebih Rp100 miliar. Rencananya pembangunannya rampung bulan Agustus 2012 nanti. Pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Cianjur sendiri secara teknis tidak mengetahui persis pembangunan CORR tersebut. Sebab, proyek itu merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Pemerintah kabupaten Cianjur  hanya berkapasitas sebagai penyedia lahan. Lahan yang dibebaskan sendiri sekitar 30 hektare mulai dari Rawa Bango hingga Terminal Pasir Hayam,” Ujar salah satu pegawai Dinas saat dikonfirmasi B21.com, Jum’at (2/3/2012).

Namun berdasarkan informasi, saat ini progress pembangunan yang dilaksanakan oleh PT. YASA tersebut telah melebihi 55%. Dan  tahun ini ditargetkan peninggian badan jalan untuk underpass Maleber dan Tanjakan Salimut. “Semua material sudah selesai dilaksanakan, tinggal pembangunannya saja. Rencananya CORR ini akan dibangun 2 jalur. Saat ini pembangunannya baru dilaksanakan 1 jalur sepanjang 7,5 kilometer,”.

Pembangunan jalur lingkar timur ini merupakan salah satu bentuk mengoptimalisasikan Terminal Pasir Hayam yang selama ini dirasakan tidak maksimal. Termasuk juga menekan keberadaan terminal bayangan. Kami berharap mudah-mudahan bisa segera selesai,” pungkasnya.

Sementara itu Warga di Desa Maleber Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur yang daerahnya menjadi jalur lintas kendaraan-kendaraan proyek mengeluhkan jalan di wilayahnya yang setiap diperbaiki hanya dalam waktu singkat kembali rusak. Mereka menuding pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur tidak peduli kepada kerusakan jalan itu.  Jalan itu tidak hanya dilalui angkutan umum dalam kota (angkot) 06A/B tapi juga bus umum sehingga potensi kerusakan lebih cepat terjadi.

Menurut salah satu warga maleber yang bernama Ddn (35) mengaku pegawai Pemkab Cianjur pernah  melakukan perbaikan jalan di wilayah itu namun hanya dilakukan di beberapa tempat yang dianggap rusak sedangkan jalan lainnya tidak diperbaiki. Selang beberapa bulan sesudah diperbaiki, jalan kembali berlubang. “Kekuatan jalan Maleber hanya untuk angkot sedangkan sekarang bus juga melewati jalan ini,” Semoga saja pemerintah cepat merespon apa yang dirasakan oleh masyarakat maleber”. harapnya.

(Epul/B21)