Hasil Panen Padi Cilaku-Cianjur Meningkat 10%


Cianjur-Berita21.com.- Panen padi di cilaku-cianjur pada (12/3) dirasa cukup memuaskan dari panen tahun sebelumnya.

Pada tahun yang lalu hasil panen padi beberapa petani di Kp. Tugu Cidahu cilaku sekitar 20 Ton dari beberapa petani yang ada di kp.tugu, namun pada tahun ini kenaikan mencapai 10% yakni sekitar 25 Ton dan harga gabah kering pun berada di kisaran Rp 450 per kilogram.

Hal ini dituturkan oleh salah seorang petani yang ditemui Berita21.com saat menjemur padi hasil panen tahun ini Mang Elon (35) menuturkan “ alhamdulillah tahun ini ada peningkatan, walau tidak terlalu banyak, tapi alhamdulillah bisa menutupi ongkos produksi tanam padi, dan bukan hanya saya saja yang merasakan kenaikan hasil panen, petani yang lain juga sama” tuturnya.

Menurut hasil pantauan Berita21.com dari beberapa wilayah di cilaku-cianjur hampir petani memanen padinya pada hari ini, namun ada beberapa petani yang sudah kembali membajak sawahnya.

Sementara itu ada petani yang tidak bisa merasakan kenaikan dengan sempurna, hal ini di alami engkos (45) seorang petani asal cilaku, menurutnya walau hasil panen engkos naik, tapi tetap pembelian gabah masih di bawah harga dasar, karena Engkos mesti membayar modal untuk menanam padi kepada tengkulak padi yang memberinya kredit pupuk dan ongkos membajak.

Sistem seperti ini dilakukan tengkulak kepada sebagian petani di wilayah cilaku, untuk mengansitipasi kekosongan pabrik/stock berasnya.

Hal ini di benarkan oleh seorang tengkulak padi Karni (45) menuturkan “ saya sudah biasa menerapkan sistem ini, dan selama tidak ada yang komplen atau merasa keberatan, karena kita sama-sama di untungkan” tuturnya kepada Berita21.com di sela-sela kegiatanya menimbang padi basah di salah satu pabrik milknya di cilaku.

Pedi/Epul/B21.Com