Mekanisme Program Samisake 2012


Jambi – Berita21.Com: Untuk pelaksanaan Program Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake) pada 2012, kembali dipaparkan Kepala UPTB pada Kantor Bappeda Pemerintah Provinsi Jambi, Riswandi, pola mekanisme penyaluran dananya berubah.

Dananya diserahkan langsung kepada pemda kabupaten dan kota, melalui ‘Dana Transfer Khusus Program Samisake’ ke rekening masing-masing milik pemda kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, minus Kota Jambi.

“Sembilan kabupaten dan satu kota, yaitu Kota Sungai Penuh. Pelaksanaannya melalui dana transfer khusus ke rekening masing-masing pemda kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, yang ditujukan ke DPA Satker Kecamatan masing-masing, yang seluruhnya berjumlah 81 kecamatan se-Provinsi Jambi. Sesuai petunjuk pedoman umum dan juknis yang ada. Masing-masing 16 orang keluarga miskin di setiap kecamatan,” sebutnya.

Disamping itu juga, ditegaskan Riswandi, menurutnya gubernur sangat mengharapkan sekali kepedulian para pimpinan wilayah di setiap masing-masing pemda kabupaten dan kota untuk mengatasi kesulitan hidup para keluarga miskin itu, yang juga notebene mereka adalah warganya sendiri.

“Agar Bupati dan Walikota melalui alokasi dana pendukungnya pada Program Samisake (2012) ini, benar-benar ikut mengatasi kesulitan hidup mereka (keluarga miskin), dan membantu kehidupannya. Serta memprogramkan para keluarga miskin itu, di dalam pelaksanaan pembangunannya, untuk mengangkat kondisi kehidupannya,” urai Riswandi menambahkan.

Program Samisake 2012 ini, kata Riswandi, tetap disalurkan melalui Dana APBD Pemerintah Provinsi Jambi tahun anggaran 2012. Riswandi merinci, sumber dana dari APBD tersebut disalurkan ke 10 kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi minus Kota Jambi, totalnya mencapai Rp.72.021.000.000. “Dananya ditransfer oleh pemerintah ke rekening masing-masing pemda kabupaten dan kota, minus Kota Jambi,” ujarnya lagi.

Kemudian penyaluran berikutnya, masih oleh Riswandi, yang dikelola oleh pemda Provinsi Jambi terkait dua hal program, masing-masing yakni Program Jamkesmasdaprov Samisake 2012, seluruhnya senilai Rp.7.642.500.000, serta program kegiatan pelatihan tenaga kerja totalnya sebesar Rp.1.366.500.000.

Terkait program kegiatan pelatihan bagi tenaga kerja ini, tambah Riswandi, leading sectornya dilaksanakan oleh BPTT (Balai Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi) pada Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemerintah Provinsi Jambi.

“Ada 14 macam jenis pelatihan dan keterampilan kerja yang akan dilaksanakan di BLK, pada pelaksanaan Program Samisake kali ini. Dan saat ini, sedang difinalisasi pembuatan Juknisnya oleh Kepala BLK. Cakupan kegiatan pelatihannya bermacam-macam, seperti pipanisasi (piping) di sektor migas, ketrampilan elektronik untuk televisi dan handphone, menjahit, mengelas, perbaikan AC, otomotif, dan lainnya,” demikian tuturnya.

Afrizal/B21.com