Bagus, Rencana Sosnakertrans Jambi Melindungi Peserta Magang Lewat Jamsostek


Jambi – Berita21.Com: 2012 ini, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemerintah Provinsi Jambi akan merekrut 400 orang calon peserta magang ditempatkan di 46 perusahaan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh media online ini, pendaftaran untuk program pemagangan di perusahaan tersebut, sekarang ini sudah mulai dibuka pendaftarannya sejak 2 April hingga 21 April 2012 yang akan datang di Kantor Posko Dinsosnakertrans Pemerintah Provinsi Jambi, Jalan A. Thalib No 45, Telanaipura, Kota Jambi.

Diungkapkan Kepala Dinsosnakertrans Pemerintah Provinsi Jambi, HA. Harris AB, melalui Kepala Bidang Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Produktivitas pada Kantor Dinsosnakertrans Pemerintah Provinsi Jambi, Yendri saat menjawab kepada berita21.com diruang kerjanya, Senin lalu (02/04/2012). Menurut Yendri, para peserta magang yang mengikuti program magang ke perusahaan ini, disamping memperoleh uang saku dan uang transport, yang totalnya sebesar Rp.325.000 setiap bulannya. Juga mereka, tambah Yendri, diasuransikan selama magang di perusahaan.

“Pokoknya kita akan asuransikan mereka, bisa diasuransikan melalui Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja), atau yang lainnya,” ujar Yendri meyakinkan, ketika menanggapi sejauhmana kepedulian dari pihak pemda, dalam hal ini Kantor Dinsosnakertrans Pemerintah Provinsi Jambi untuk melindungi para peserta yang sedang mengikuti program magang di perusahaan selama mereka mengikuti waktu pelatihan 160 jam ditambah praktek magang di perusahaan selama 4 bulan pada program pemagangan kali ini, yang bersumber dari biaya APBN Kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI tahun anggaran 2012.

Menanggapi upaya kepedulian pihak pemda Provinsi Jambi, dalam hal ini Kantor Dinsosnakertrans Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengasuransikan 400 orang peserta magang di perusahaan yang dilaksanakan di 2012.

Kepala PT Jamsostek (Persero) Cabang Jambi 1, Iswandhy Syaruli menyambut baik rencana yang dilakukan pihak Kantor Dinsosnakertrans Pemerintah Provinsi Jambi untuk memberikan proteksi, melalui Kepesertaan Program Jamsostek bagi 400 orang peserta magang yang akan direkrut untuk praktek bekerja di berbagai perusahaan di wilayah Provinsi Jambi pada program pemagangan tahun ini.

“Saya sangat mengapresiasi sekali, dan sangat bagus sekali jika keinginan pemda seperti itu,” ujarnya kepada berita21.com, Rabu siang (04/04/2012) di Kota Jambi.

Jaminan perlindungan bagi peserta magang yang bekerja di perusahaan, dengan tegas diatur di dalam Undang-Undang Nomor.03 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja, atau biasa dikenal dengan Jamsostek.

Untuk diketahui, sekedar mengingatkan dalam undang-undang ini, Pasal 1 angka 1 disebutkan, bahwa Jamsostek adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dan penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua dan meninggal dunia.

Sementara dalam Pasal 8 ayat (2) huruf a, dalam penjelasan Undang-Undang Nomor.03 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), magang merupakan tenaga kerja yang secara nyata belum penuh menjadi tenaga kerja atau karyawan suatu perusahaan, tetapi telah melakukan pekerjaan di perusahaan. Demikian pula, murid atau siswa yang melakukan pekerjaan dalam rangka praktek, berhak atas jaminan kecelakaan kerja apabila tertimpa kecelakaan kerja.

Disebutkan dalam Pasal 8 ayat (2), termasuk tenaga kerja dalam Jaminan Kecelakaan Kerja ialah, magang dan murid yang berkerja pada perusahaan baik yang menerima upah maupun tidak. Mereka yang memborong pekerjaan kecuali jika yang memborong adalah perusahaan, serta narapidana yang dipekerjakan di perusahaan.

Afrizal/B21.Com