PPP Dukung Pemberantasan Narkoba di Lapas


SEMARANG-berita21.com: Kasus dugaan penamparan Wamenkumham Denny Indrayana terhadap sipir Lapas Pekanbaru diharapkan tidak mengendorkan upaya pemberantasan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan. Hal ini didasarkan pada tingginya angka penggunaan dan peredaran narkoba di dalam lapas.

Sekretaris FPP DPR RI Arwani Thomafi menegaskan hal tersebut ketika dihubungi wartawan melalui saluran telpon Kamis (5/4). “Jangan sampai munculnya isu pemukulan terhadap sipir Lapas oleh Wamenkumham, justru muncul gelombang untuk mengalihkan substansi inti persoalan, yakni maraknya peredaran narkoba di lapas,” tegasnya.

Menurut Arwani, upaya yang dilakukan Denny Indrayana dalam membongkar peredaran narkoba di lapas sedikit banyak sudah membuahkan hasil. Oleh karena itu pihaknya minta agar upaya ini terus dilakukan dengan lebih serius dan tidak gentar dengan upaya perlawanan yang mungkin dilakukan oleh mafia narkoba yang tidak ingin kepentingannya terganggu.

Meski demikian FPPP DPR RI tetap memberikan perhatian serius terhadap isu pemukulan sipir oleh Wamenkumham. Kasus dugaan penamparan oleh denny indrayana kepada oknum sipir Lapas Pekanbaru harus diusut tuntas, karena tindakan tersebut melanggar hukum yang tidak pantas dilakukan oleh seorang Wamenkumham.

Era sekarang, beber politisi asli Rembang ini, bukan zamannya lagi pejabat bersikap arogan terhadap bawahannya. Untuk itu PPP mendukung langkah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) yang akan membentuk tim pencari fakta (TPF). Kalau memang penamparan itu terjadi, korban diminta untuk segera melapor ke polisi, karena ini sudah masuk ranah kriminal (penganiayaan).

Kholis/B21.Com