Cianjur Diharapkan Punya Peta Bencana


Cianjur, Berita21.com. Ketua DPRD Cianjur, Jawa Barat, Gatot Subroto, berharap pemerintah daerah punya peta bencana. Soalnya Cianjur termasuk dalam salah satu wilayah rawan bencana.“Pentingnya peta bencana untuk mengantisipasi, pengawasan serta evakuasi jika bencana terjadi sehingga dapat mminimalkan korban jiwa dan harta,” kata Gatot di Cianjur, Minggu (29/4).

Ia mengatakan, berbagai bencana berpotensi terjadi di Cianjur, mulai dari gempa, puting beliung, banjir, sampai ancaman gunung meletus serta tsunami. Letak geografis Cianjur, yang berdataran tinggi, gunung api, dan pesisir pantai yang cukup luas, memungkinkan itu terjadi.

Menurut dia, pihaknya mendapat laporan selama April tercatat empat kali terjadi bencana alam longsor, meskipun tidak ada korban jiwa, namun perekonomian dan mobilitas masyarakat sempat terganggu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Asep Suhara menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum memiliki peta bencana karena minimnya anggaran untuk membuat peta tersebut.

Namun, kata dia, pihaknya telah merencanakan pembuatan peta bencana tersebut karena baru mendapat alokasi anggaran dari Provinsi Jabar sebesar Rp1,3 miliar.

“Sedangkan untuk antisipasi bencana, BPBD Cianjur telah melakukan berbagai upaya di antaranya sosialisasi berdasarkan catatan musibah yang pernah terjadi,” ujarnya.

Untuk evakuasi, kata dia, baru dilakukan jika ada laporan masuk. Hal ini dilakukan karena belum memiliki peta bencana, sehingga tidak bisa membuat program pencegahan yang matang.

“Kami baru bergerak setelah mendapatkan laporan dari masyarakat,” katanya.

Pedi/B21