Mengenal Musikalisasi Puisi


Jambi-Berita21.Com: Menurut Ketua Panitia Festival Musikalisasi Tingkat SLTA se-Provinsi Jambi tahun 2012, Fitria, yang dikutip dari brosur yang diperoleh berita21.com, Rabu siang (09/05/2012) di Sekretariat Kantor Bahasa Provinsi Jambi, Jalan Arif Rahman Hakim No 101, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Disebutkan, sebagai bagian dari karya sastra, ungkapnya, Puisi merupakan karya imajinatif yang bersifat puitis.

Puisi memiliki unsur irama dan bunyi-bunyi tertentu yang mengandung unsur keindahan yang sarat makna. Mengutip pernyataan dari salah seorang tokoh penyair dunia, Carlyle (dalam Pradopo, 2005:6), menurut Carlyle bahwa puisi berupa hasil pemikiran penyair bersifat musikal. Artinya, puisi dapat menghasilkan bunyi yang merdu seperti musik, kata-kata disusun sedemikian rupa sehingga yang menonjol rangkaian musiknya.

Rangkaian musik yang tercipta dalam puisi ini, memiliki nilai keindahan yang dapat membangkitkan perasaan, menarik perhatian, dan menimbulkan keharuan karena kesan yang ditimbulkannya. Hal inilah disebut puitis, ungkap Carlyle.

Rangkaian kata yang bersifat musikal ini, papar Fitria, dapat diungkap melalui musikalisasi puisi. Musikalisasi Puisi, merupakan suatu kegiatan penyampaian puisi untuk mencari nilai keindahan yang terkandung di dalamnya, melalui musik. ”Perpaduan inilah, yang akan memunculkan pemaknaan yang mendalam terhadap sebuah puisi,” terangnya.

Selain itu, tambah Fitria, kegiatan ini merupakan salah satu cara memperkenalkan puisi kepada khlayak yang lebih luas, tidak hanya peminat sastra. Kantor Bahasa Provinsi Jambi, dikatakan Fitria, berinisiatif untuk mengadakan Festival Musikalisasi Tingkat SLTA se-Provinsi Jambi tahun ini, 21-22 Mei 2012.

“Kegiatan ini, dilaksanakan untuk menggali potensi siswa/siswi SMA khususnya dalam menerjemahkan makna puisi ke dalam bentuk lain yang dipadu dengan unsur musik. Kegiatan ini, diadakan juga untuk membangkitkan rasa cinta terhadap karya sastra, khususnya puisi,” paparnya menjelaskan.

Afrizal/B21