Kapolda Ancam Gantung Kapolsek


SEMARANG-berita21.com: Maraknya kejahatan di Jawa Tengah terutama perampokan toko emas membuat gerah Kapolda Jateng Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo. Dihadapan pimpinan dan anggota DPRD Jawa Tengah, Kapolda mengancam akan menggantung kapolsek kalau di wilayahnya terjadi lagi perampokan toko emas.

Kejahatan dengan kekerasan berupa perampokan toko emas, hampir semuanya terjadi di wilayah kecamatan bukan di perkotaan yang tidak dilengkapi dengan pengamanan yang memadai serta tidak dilengkapi dengan pemasangan alat rekam CCTV. “Saya sudah tugaskan kepada kapolsek kapolsek untuk meningkatkan pengamanan terhadap toko toko emas yang ada di wilayahnya. Kalau sampai ada yg dirampok lagi, kapolseknya saya gantung,” ungkap kapolda di Komisi A DPRD Jateng, Kamis (10/5).

Pengusutan dan perburuan terhadap perampok toko emas yang dilakukan kepolisian, sampai sekarang belum menunjukkan hasil yang memuaskan, namun kapolda menyampaikan bahwa saat ini tim yang diturunkan berhasil membekuk 4 orang pelaku di Mesuji Lampung. Dua orang pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Polda dan dua orang terbunuh saat dilakukan penggerebekan.

Tim lain yang diturunkan juga berhasil menangkap beberapa orang pelaku di Yogyakarta. Pengembangan atas tertangkapnya tersangka di Yogyakarta ini masih terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang selama ini terlibat. “Tersangka perampok yang ditangkap di DIY sudah mengaku terlibat dalam perampokan toko emas di 2 TKP. Kami minta doa dan dukungan agar para pelaku lainnya segera tertangkap,” ungkapnya.

Dari penyelidikan yang dilakukan oleh polisi, pelaku perampokan toko emas ini merupakan jaringan perampok lintas provinsi dan pergerakannya sangat cepat, sehingga memerlukan penanganan yang intensif dan terintegrasi antar polda. Pelaku perampokan, tambah kapolda, melakukan aksinya secara rapi dan direncanakan secara matang serta tidak segan segan melukai pemilik toko.

“Polisi menangkap tukang gambar yang melakukan perencanaan perampokan di Kebumen. Ternyata salah satu pelakunya wanita berjilbab,” pungkasnya.

Kholis/B21