NU Soroti Pembagian Hasil Cukai Rokok


SEMARANG, Berita21.Com – Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdhatul Ulama (NU) memiliki tanggung jawab yang besar pula terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kehidupan petani yang mayoritas menjadi anggota.

Karena itu NU selalu membangun sinergitas program dengan pihak lain termasuk instansi yang bersentuhan langsung dengan petani termasuk petani tembakau.

“Apalagi dana hasil cukai tembakau cukup besar jumlahnya dalam memasok pendapatan pemerintah secara nasional, mencapai puluhan triliunan rupiah per tahunnya,” kata Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Prof Maksum Machfoedz di Unwahas Semarang beberapa waktu lalu.

Maksum menambahkan kalau melihat konstribusi cukai rokok demikian besar, berarti pemerintah juga memiliki kesempatan yang besar terhadap pembangunan sektor pertanian secara berkelanjutan.

Dana hasil cukai rokok yang mencapai kisaran Rp 68,2 triliun per tahun itu bisa difokuskan pada pembangunan infrastruktur pertanian dan peningkatan kesejahteraan buruh pabrik rokok.

“Saya minta dana bagi hasil cukai rokok digunakan seefisien mungkin. Difokuskan pada petani dan buruh tembakau serta untuk buruh pabrik rokok,” tegasnya.

Menurut Maksum jika pemerintah fokus ke pembagian seperti itu maka akan muncul multiple effect infrastruktur pertanian tembakau dan fasilitas buruh pabrik yang mayoritas warga NU.

“Maka sudah sewajarnya kalau NU ikut peduli terhadap dana bagi hasil cukai rokok,” tandasnya.

Mim/B21.Com