Abraham Samad: Kasus Century, Kita Selesaikan Akhir Desember


Jambi, Berita21.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad di Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus Century pada akhir Desember tahun ini.

Ucapan Abraham Samad tersebut, disampaikan di depan ratusan peserta yang menghadiri ‘Diskusi Panel Dalam Rangka Pemberantasan Korupsi di Provinsi Jambi, yang bertajuk ‘Berani Jujur, Tidak Korupsi Hebat’ yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jambi, sebagai realisasi Program Forum Group Discussion (FGD) Polda Jambi, Senin (14/05/2012), bertempat di gedung Ratu Convention Center, Jalan Slamet Riyadi, Broni, Telanaipura, Kota Jambi.

Ketegasan dan komitmen dari pimpinan KPK Jilid IV ini, saat menjawab pertanyaan dari salah seorang peserta diskusi panel, yakni Mardinal, yang juga anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Golkar, ketika disinggung sejauh mana kesanggupan lembaga yang dipimpin Abraham Samad ini, untuk menyelesaikan sejumlah kasus-kasus besar yang menjadi sorotan nasional sampai sekarang, yakni kasus Century dan BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia). Dimana kedua kasus itu, sebut Mardinal, merupakan warisan pekerjaan rumah dari pimpinan KPK, yang sebelumnya.

“Pimpinan KPK saat ini, banyak mewarisi pekerjaan rumah dari pimpinan KPK sebelumnya, berupa PR (pekerjaan rumah) besar kepada pimpinan KPK sekarang, seperti kasus Century dan BLBI, yang hingga kini belum ada penyelesaian kasusnya. Apakah sanggup, pimpinan KPK sekarang untuk menyelesaikan kasus ini,” tantang Mardinal kepada Ketua KPK, Abraham Samad, saat itu.

Dijawab oleh Abraham Samad, ia menyebutkan, sekarang ini kasus Century sudah masuk ke tahap penyelidikan. Untuk kasus tersebut, tambah Abraham, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti dan data-data yang terkait dengan ‘Kasus Century’ ini.

“Kita akui memang, kita hanya menerima warisan dari pimpinan yang sebelumnya. Insya Allah, kita akan terus mengumpulkan bukti-bukti dan data-data kedua kasus ini (baik itu ‘Kasus Century’ dan ‘Kasus BLBI) agar tidak menjadi beban bagi generasi yang akan datang. Banyak sekali, memang kasus-kasus besar yang tidak bisa diselesaikan sehingga menjadi beban sejarah. Dan, pimpinan (KPK) saat ini memandang bahwa kasus Century ini, tidak mau menjadi beban sejarah nantinya.

Tidaklah mudah untuk menyelesaikan kasus (Kasus Century) ini, dan tidaklah seperti membalikkan telapak tangan. Paling tidak, saya tidak mau kasus century ini, menjadi permainan politik. Kepentingan KPK untuk menyelesaikan kasus ini. Namun, saya akan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan kasus Century, pada akhir Desember, bulan 12 ini,” papar Abraham menerangkan panjang lebar, yang disambut ‘applause’ dari seluruh peserta yang hadir.

Diskusi panel dalam rangka pemberantasan korupsi di Provinsi Jambi yang digelar oleh Polda Jambi tersebut, selain dihadiri oleh Ketua KPK, Abraham Samad sebagai nara sumber kali ini, juga menghadirkan nara sumber yang tak kalah serunya., yakni Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Drs. Nanan Sukarna, dan Dosen Paska Sarjana dari Ilmu Hukum Universitas Jambi, Sahuri Lesmana.

Tampak hadir dalam diskusi panel yang digelar oleh Polda Jambi sebagai realisasi Program Forum Group Discussion (FGD) di wilayah “Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” (julukan untuk Provinsi Jambi) ini. Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus-Fachrori Umar, unsur muspida Provinsi Jambi, kepala dan pejabat dari lingkungan kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri se-Provinsi Jambi, TNI/Polri, seluruh bupati dan walikota se-Provinsi Jambi, pejabat dan kepala dinas/instansi/ badan dilingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, pemerintah daerah kabupaten dan kota, aktivis penggiat anti korupsi dan tokoh lembaga swadaya masyarakat, praktisi pendidikan dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi se-Provinsi Jambi, pelajar dan mahasiswa, ormas dan OKP.

Sumber: Berita21.com

Afrizal/B21