Dukung Berantas Korupsi, Wakapolri Beri Nomor HP Pribadi


Ada kejutan yang sangat menarik dalam diskusi panel yang digelar oleh Polda Jambi, dalam rangka pemberantasan korupsi di Provinsi Jambi, bertajuk ‘Berani Jujur, Tidak Korupsi Hebat’ sebagai realisasi Program Forum Group Discussion (FGD), di gedung Ratu Convention Center, Jalan Slamet Riyadi, Broni, Telanaipura, Kota Jambi, Senin (14/05/2012).

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Drs. Nanan Sukarna menyatakan kepada seluruh ratusan peserta yang hadir untuk melaporkan kepada dirinya apabila ada kejanggalan atas kinerja kepolisian, terutama Kepolisian Daerah Jambi terkait reformasi di internal Polri.

Menurut Nanan Sukarna, sekarang sistem pengendalian dan pengawasan di internal Kepolisian sudah lama berjalan. 300-500 orang anggota Polri yang korup setiap tahunnya, kata Nanan, dipecat, di semua level sampai ke bawah. “Jadi kita dukung program KPK,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nanan Sukarna, memberikan nomor handphone pribadinya kepada peserta diskusi yang hadir, dan juga kepada seluruh masyarakat Jambi, seraya berjanji untuk menindak lanjuti segala laporan pengaduan dari masyarakat yang masuk ke dirinya terkait kinerja Polri. “Tolong dicatat nomor hape saya, ya. 0811877878. Saya, siap 24 jam,” sebutnya.

Diskusi panel dalam rangka pemberantasan korupsi di Provinsi Jambi yang digelar oleh Polda Jambi tersebut, selain dihadiri oleh Ketua KPK, Abraham Samad sebagai nara sumber kali ini, juga menghadirkan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Drs. Nanan Sukarna, dan Dosen Paska Sarjana dari Ilmu Hukum Universitas Jambi, Sahuri Lesmana. disela-sela akhir acara diskusi, sebagai kenang-kenangan, Kapolda Jambi, Brigjend. Pol. Drs. Anang Iskandar memberikan cenderamata, kepada ketiga orang panelis yang hadir.

Tampak hadir, dalam diskusi panel yang digelar oleh Polda Jambi sebagai realisasi Program Forum Group Discussion kali ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus dan Fachrori Umar, unsur muspida Provinsi Jambi, kejaksaan dan TNI, seluruh bupati dan walikota se-Provinsi Jambi, pejabat dan kepala dinas/instansi/ badan dilingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, aktivis lembaga swadaya masyarakat, praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi se-Provinsi Jambi, pelajar dan mahasiswa, ormas dan OKP.

Afrizal/B21