Tips Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih, Kue Dadar (3)


Untuk yang satu ini, disarankan oleh almarhumah mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Endang Rahayu Sedyaningsih, menu nutrisi kreasi ‘Kue Dadar’ andalannya diberikan kepada buah hati anda, terutama bayi berusia antara 12-23 bulan. Ajak, tangan mungilnya disaat proses pembuatannya. Biarkan ia ikut mencetak kue sampai matang, dengan bentuk-bentuk yang amat disukainya. Pada waktu penyajiannya, kata Endang Rahayu,, berikan bayi anda dengan tambahan 1 porsi buah, bisa dengan memilih pepaya, melon, atau semangka.

Memang sangat beralasan, apa yang disampaikan oleh Menkes tentang ASI (Air Susu Ibu) dan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). Jika hak bayi, untuk mendapatkan ASI sudah terpenuhi, ketika usia mencapai minimal enam bulan, bayi juga harus diberikan MPASI, dengan tidak menghentikan pemberian ASI, demikian paparnya. Berikut ini, tips menu nutrisi andalan Menkes Endang Rahayu yang dikutip dari magazine parentindonesia ‘Kue Dadar’ yang bisa anda coba untuk buah hati anda, semoga bermanfaat.

½ cangkir 60 gram tepung terigu

4 sendok teh munjung, 40 gram gula pasir

½ cangkir 120 mililiter susu cair

1 butir telur, kocok lepas

Sedikit mentega sekitar 20 gram lebih, cairkan sedikit minyak goring

Proses pembuatannya, (hanya untuk 4 porsi dan nutrisi per porsinya, masing-masing yakni untuk kebutuhan energi mencapai 220 kalori, dan 4,7 gram protein):

1. Masukkan ke dalam wadah mangkok sedang, campur dengan tepung terigu, gula pasir, dan susu. Aduk jadi satu hingga rata. Masukkan telur, aduk kembali hingga rata. Kemudian masukkan mentega, aduk hingga rata.

2. Bagi adonan menjadi 8 bagian. Tuang sedikit minyak pada penggorengan anti lengket, yang sebelumnya telah dipanaskan (anda bisa menggunakan cetakan pancake), masak hingga adonan berbuih. Balik, teruskan memasak hingga kue matang. Sesaat sebelum disajikan, cetak adonan menggunakan cetakan berbentuk lucu, atau yang disukai sang buah hati.

Sumber: TopKuliner

Afrizal/topkuliner