Investor Jateng Park Ditolak


SEMARANG-berita21.com: Investor pembangunan Taman Wisata Jawa Tengah (Jateng park) PT Bhotan Rahardjo Propertindo akhirnya ditolak Kementerian Kehutanan. Penolakan ini disebabkan dana yang disediakan terlalu sedikit dan SDM yang dimiliki dinilai tidak memadai.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Tengah Ir Sri Puryono KS mengungkapkan hal itu saat dihubungi Sabtu (19/5). “Akhir April kemarin permohonan PT Bhotan sudah sudah ditolak Menhut. Saat ini juga sudah ada 3 investor lain yang mengajukan proposal untuk mengerjakan lokasi tersebut,” ungkapnya.

Selama ini, tambah Sri Puryono, Bhotan hanya mampu menyediakan dana investasi sebesar Rp. 90 miliar. Dana sejumlah itu dinilai tidak akan cukup untuk membangun jateng park sesuai dengan proposal yang diajukan. Selain itu Bhotan dinilai tidak memiliki tenaga ahli yang dibutuhkan untuk pembangunan Jateng Park.

Mengenai ketiga calon investor yang sudah mengajukan permohonan, menurut Sri, akan segera dilakukan seleksi. Ketiga investor itu dua diantaranya berasa dari Jawa Barat dan satu lainnya dari Jakarta. Dari CV yang sudah diberikan, modal dan SDM ketiga calon investro itu lebih kuat dan baik dari Bhotan. “Kita akan terus mencari investor sampai benar-benar dapat. Kita memang tidak ingin proyek tersebut berhenti, harus berlanjut,” tegasnya.

Kholis/B21