Ansory Siregar: PKS Belum Tentukan Sikap


Jambi, Berita21.com – Secara mengejutkan dari ‘Bumi Tanah Pilih Pesako Betuah Kota Jambi’ Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini (Dayat-Didik), yakni Ansory Siregar mengungkapkan untuk putaran kedua pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Provinsi DKI Jakarta yang akan segera digelar pada 20 September 2012 yang akan datang, PKS belum menentukan sikap sampai sekarang ini.

Karena, menurut Ansory, sikap partainya harus menunggu keputusan pimpinan PKS setelah ia melihat posisi Dayat-Didik pada pemilukada DKI Jakarta yang digelar pada 11 Juli lalu, pasangan nomor empat ini tidak dapat melangkah ke putaran kedua. Apakah nantinya, kata Ansory, PKS mendukung Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (pasangan nomor urut tiga), ataukah Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (pasangan nomor urut satu), paparnya kepada berita21.com, ketika dikonfirmasi disela-sela melaksanakan kunjungan kerja bersama rombongan tim dari Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Irgan Chairul Mahfiz saat reses masa persidangan ke-IV masa sidang 2012-2012 ke Provinsi Jambi, Senin siang (16/07/2012) di gedung PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Jambi I di Jalan Slamet Riyadi, Broni, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

“PKS belum menentukan sikap sampai hari ini, apakah mendukung atau tidak. Namun dukungan tetap kita berikan apabila mereka benar-benar menguntungkan kita. Dan, semua keputusan itu diserahkan kepada partai,” sebut Ansory Siregar, yang juga menjabat anggota Badan Kehormatan DPR RI ini -ketika menangggapi seputar dukungan massa PKS yang saat ini masih galau apakah mendukung atau tidak pada putaran kedua pemilukada DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada medio pertengahan September 2012 mendatang.

Seperti diketahui, sampai saat ini proses perhitungan suara pemilukada masih berlangsung di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.

Sementara dari hasil penghitungan cepat (real quick count) oleh berbagai lembaga survei nasional pada pelaksanaan pemilukada DKI Jakarta yang digelar 11 Juli 2012. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2013 yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra), yaitu Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (pasangan nomor urut tiga) menempati urutan teratas.

Dengan mengungguli pasangan incumbent saat ini, yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (pasangan nomor urut satu) yang diusung oleh Partai Demokrat dan didukung oleh koalisi parpol di parlemen, seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dengan menempati di posisi urutan kedua.

Disusul pasangan yang diusung oleh PKS, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini (pasangan nomor urut empat) yang menempati urutan ketiga. Kemudian pasangan calon perseorangan dari jalur independen, Faisal Basri-Biem T Benyamin (pasangan nomor urut lima) menduduki urutan keempat dalam perolehan suara.

Kemudian Alex Noerdin-Nono Sampono (pasangan nomor urut enam) yang diusung oleh Partai Golkar dan partai pendukung lainnya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan koalisi parpol 18 partai gurem di DKI Jakarta, yang menempati di urutan kelima.

Di urutan paling buncit, yakni ditempati oleh calon independen lainnya, yaitu Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria (pasangan nomor urut dua).

Sumber: Berita21

Afrizal/B21