Pemdaprov Jambi Segera Membangun Jembatan Flyover


Untuk mengurangi dampak kemacetan lalu lintas di dalam Kota Jambi ini, alternatif untuk mengurangi dampak tersebut yakni dengan membangun jembatan flyover (jembatan layang) salah satunya, demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Bernhard Panjaitan melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat pada Kantor Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jambi, Anwar Harminto kepada berita21.com diruang kerjanya, Selasa siang (02/10/2012).

Menurut Anwar Harminto, dirinya menyatakan pembangunan flyover ini, merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kemacetan di Kota Jambi khususnya, sebagai etalase dan wajah dari ibukota Provinsi Jambi ini sehingga diharapkan pembangunan jembatan ‘flyover’ itu dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di ‘Kota Tanah Pilih Pesako Betuah’ –julukan untuk Kota Jambi selama ini, demikian paparnya.

“Pembangunan jembatan flyover yang akan segera dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi ini, merupakan salah satu upaya alternatif untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Jambi, dan juga upaya untuk mengatasi titik-titik rawan kemacetan yang ada selama ini, seperti di sejumlah ruas jalan-jalan protokol di sekitar wilayah Jelutung, dan di lokasi depan pusat Mall terbesar Jamtos (Jambi Town Square) di lokasi Sipin Ujung,” tuturnya.

Ditambahkan Anwar Harminto, selama ini kapasitas jalan yang ada tidak lagi mampu menampung jumlah kendaraan, sehingga dicarikan solusinya, salah satunya adalah perencanaan pembangunan jembatan flyover (jembatan layang) agar tidak lagi terjadi kemacetan yang sekarang ini menjadi pemandangan sehari-hari.

Kemudian selanjutnya, diakui Anwar, sampai sekarang ini, pemerintah daerah belum memiliki masterplan moda transportasi yang terintegrasi dengan baik di Provinsi Jambi ini. Diharapkan pada tahun ini, sambungnya lagi, Pemerintah Pusat melalui BSTP (Bina Sistem Transportasi Perkotaan) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pada Kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sudah merampungkan masterplan untuk moda transportasi di wilayah Jambi akhir 2012 ini.

“Pada 2012 ini, BSTP Ditjen Perhubungan Darat Kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sedang membuat masterplan untuk moda transportasi yang dapat terintegrasi dengan baik untuk wilayah Provinsi Jambi. Dan diharapkan, ungkapnya, dengan adanya masterplan tersebut, dapat terintegrasi moda transportasi di Jambi dengan baik, seperti yang ada di Kota Solo (Provinsi Jawa Tengah).

Dimana disana, moda transportasi sudah sangat baik terintegrasi satu sama lain, mulai dari bandara ke terminal dan bandara sampai ke stasiun kereta api. Demikian juga di Provinsi Jambi ke depannya. Dengan adanya masterplan itu maka moda transportasi yang ada dapat terintergrasi dengan sangat baik antara Bandara Sultan Thaha Syaifuddin ke Terminal Alam Barajo Simpang Rimbo dan bandara ke pelabuhan laut di Kualatungkal (Kabupaten Tanjung Jabung Barat),” terangnya panjang lebar.

Sumber: Berita21